Selama tahun 2006,2007 dan 2008 Tuhan menunjukkan mengenai Rapture, baik kepada banyak orang Kristen maupun kepada orang yang belum percaya. Visi ini membuat banyak orang tertarik dan bergembira karena Rapture ini dan pada saat yang sama beberapa dari kita menjadi kecewa karena hal ini belum terjadi. Saya percaya Tuhan mau agar hati kita bergolak kembali karena Rapture ini sehingga kita dapat dipersiapkan untuk hal ini kapanpun juga hal itu terjadi.
Tuhan mengatakan kepada saya beberapa bulan yang lalu bahwa masa Turbulensi telah tiba. Ia mengingatkan dan menyiapkan orang orang untuk Rapture tetapi Ia juga menyadari tidak banyak orang yang tertarik/tidak memperhatikan tanda-tanda sehubungan dengan Rapture ini dan mereka akan terkejut karena Ia hanya akan membawa mereka yang siap dan menantikan Dia.
Tuhan juga mengatakan bahwa Ia telah memberikan cukup kesempatan untuk setiap orang untuk menjadi siap atas kedatanganNya. Sekarang masa Turbulensi telah tiba dan ini berarti Rapture bisa terjadi kapan saja bagi mereka yang siap dan menantikannya. Setelah Ia mengangkat orang-orang pilihannya, kemudian antichrist akan mengambil alih dunia dan bencana besar akan datang bagi mereka yang tertinggal khususnya bagi orang-orang Kristen yang menolak untuk menerima tanda binatang itu (#666).
Tuhan mengatakan bahwa tidak banyak orang Kristen yang diangkat dan siapapun yang diangkat akan harus berdiri di hadapan tahta pengadilan (2 Korintus 5:10) dan pekerjaan masing-masing kita akan diuji dengan api(1 Korintus 3:12-15). Bahkan setelah kita diangkat tidak banyak orang Kristen akan masuk kerajaanNya karena hati mereka tidak cukup murni. Ketika Tuhan mengatakan perkataan ini mereka sunguh-sungguh membuat saya takut dan siapapun yang telah membaca buku saya seharusnya sudah mengetahui hal ini.
Ketika Tuhan membawa saya ke surga beberapa waktu pertama kali. Ia menunjukkan kepada saya air yang begitu jernih menyerupai kristal dan mengatakan hati seseorang harus menjadi sejernih ini agar supaya dapat masuk kerajaanNya. Ketika Tuhan mengatakan ini saya begitu ketakutan dan bertanya-tanya bagaimana mungkin hati seseorang dapat semurni ini.
Saya selalu hidup dalam takut akan Tuhan sejak Ia menunjukkan kepadaku air tersebut. Hal ini menjadi alasan kenapa saya masih menghabiskan banyak waktu dengan Tuhan dengan berdoa dan menjaga hubungan dengan Dia setiap hari. Saya tahu adalah sukar bagi mereka yang bekerja untuk menghabiskan banyak waktu dengan Tuhan tetapi tolong lakukan yang terbaik untuk menghabiskan sebanyak mungkin waktu yang bisa kita lakukan dan jadikan Dia menjadi pusat hidupmu tidak hanya kadang-kadang tapi selalu.
Tanpa suatu hubungan dengan Tuhan dan tidak hidup dalam takut akan Tuhan, seseorang tidak mungkin menyenangkan hatiNya. Kita harus meyakinkan bahwa Roh Kudus merasa senang dengan kita terus menerus. Dialah pribadi yang membangkitkan Tuhan Yesus dari kematian kepada surga (Roma 8:11). Keinginan hatiku adalah bahwa semua saudara-saudaraku dalam Tuhan akan diangkat.
Ketika saya membaca kata-kata profetik ibu Linda, hal itu memberikan kesan kepada saya. Saya berdoa tentang hal itu dan Tuhan mengatakan untuk memasukannya dalam website saya. Banyak orang yang mengeluh mengenai siapakah itu Ibu Linda, tetapi sebenarnya saya tidak tahu ibu Linda selain daripada pesan-pesannya (sebagian dimasukkan dalam website saya) dan bagaimana hal tersebut adalah alkitabiah.
Pesan-pesan yang yang dimasukkan dalam website saya dari ibu Linda adalah sangat mirip dengan apa yang Tuhan katakan kepada saya dan juga seperti apa yang Dia inginkan atas mempelaiNya. Sangat menyakitkan saya ketika melihat cara orang Kristen hidup dan bertingkah laku dan mereka tidak tahu apa yang diperlukan untuk menjadi mempelai Kristus. Kita tidak dapat membiarkan seseorang atau apapun juga menjadi lebih penting daripada Tuhan apapun situasinya. Kita harus tahu bahwa Ia harus menjadi di atas segalanya dalam hidup kita.
Menurut Injil Lukas 14:26-27, tidak seorangpun anggota keluarga kita atau yang kita kasihi dapat ditempatkan di depan Tuhan Yesus yang telah mati bagi kita. Puji Tuhan. Setiap orang yang mau hidup kudus harus hidup berdasarkan Firman Tuhan. Kita harus berjalan di jalan yang sempit (Matius 7:14). Kesulitan apapun yang datang dalam hidup kita kita harus selalu berdiri sebagai tentara Tuhan (2 Timotius 2:3)
Beberapa orang Kristen percaya dengan melakukan pekejaan yang besar untuk Tuhan akan masuk dalam kerajaanNya (Matius 7:22-23). Bagian yang paling penting dari pertobatan kita adalah ketaatan yang total dan Kasih (Matius 5:19; Markus 12:30-31; Yohanes 14:23-24). Kita harus mengasihi orang lain cukup dengan bersaksi kepada mereka agar mereka juga diselamatkan. Tuhan Yesus mati untuk jiwa kita, jika kita sungguh-sungguh mengasihi Tuhan dan mau menyenangkan Dia, kita harus mati bagi dunia karena kita tidak dapat mencintai dua-duanya (1 Yohanes 2:15-16). Tuhan adalah Kasih dan Dia mau kita mengasihi semua orang, tidak hanya orang-orang percaya dan jika kita tidak mempunyai pengampunan dalam hati kita, itu adalah dosa yang besar.
Kita harus mengampuni dan tidak membenci orang lain apapun yang telah mereka lakukan kepada kita. FirmanNya berkata orang-orang yang hidup dalam kegelapan adalah orang-orang yang tidak mengampuni (1 Yohanes 2:11). Jika seseorang tidak mengampuni maka dia juga tidak dapat diampuni oleh Tuhan dan hal ini akan mencegah orang tersebut untuk masuk dalam kerajaan Surga (Matius 6:14-15). Sebanyak Tuhan menderita bagi hidup kekal kita, apapun yang kita korbankan untuk Dia sunguh-sungguh tidak berarti karena tidak ada penderitaan yang dapat kita alami dapat dibandingkan dengan apa yang telah Dia alami.
Beberapa orang Kristen berpikir bahwa mereka menerima Tuhan dalam hati mereka dengan iman,hanya itu yang harus mereka lakukan dalam kehidupan kekeristenan mereka tetapi sesungguhnya ini merupakan penipuan dari si jahat. Menurut Filipi 2:12; kita harus mengerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar. Kita harus tidak pernah lupa bahwa tanpa hati yang Murni tidak seorangpun dapat melihat Tuhan (Matius 5:8, Efesus 5:27,Ibrani 12:14).
Tuhan begitu kudusnya sehingga suatu hal yang jelek tidak dapat masuk kerajaanNya. Saya percaya hal ini mengapa Tuhan menunjukkan kepada saya begitu banyak orang di luar kerajaanNya dan ini disebut sebagai di suatu lembah. Beberapa orang mengatakan kepada saya bahwa berada di lembah adalah lebih baik dari pada di neraka.
Ya, tentu hal ini lebih baik daripada di neraka, tetapi kita masih mempunyai kesempatan untuk menerima janji yang luar biasa dari Tuhan jika kita masuk dalam kerajaanNya. Apa yang Dia minta dari kita adalah suatu pengorbanan yang kecil dan itu adalah untuk menjadi taat dan untuk mengasihi Dia diatas segalanya. Tuhan Yesus menderita dan mati untuk suatu hidup kekal bagi kita dengan demikian kenapa kita tidak menerima seluruhnya yang telah disiapkan bagi kita?
Kita harus melihat kedepan untuk menjadi mempelai Kristus yang paling cantik. Kenapa kita tidak menghentikan semua kebiasaan keduniawian kita dan mencoba menyenangkan hati Tuhan? Kita hanya berada didunia ini untuk suatu periode yang pendek tetapi bersama dengan Tuhan untuk selamanya dan saat-saat yang paling indah yang pernah kita bayangkan.
Berapapun yang kita korbankan ketika kita berada didunia ini, itu semua adalah layak. Dalam pesan ibu Linda ia berkomentar bagaimana orang-orang Kristen menonton terlalu banyak televisi. Kristen yang telah sungguh-sungguh lahir baru tidak menonton hal-hal yang keduniawian di televisi atau mendengar musik-musik yang keduniawian. Seperti Tuhan berkata, kita tidak dapat menikmati keduanya baik Dia dan dunia.
Kita harus mengerti bahwa masa Tribulasi telah tiba tetapi tidak seorangpun dari kita tahu hari dan jamnya kapan sesungguhnya repture akan terjadi. Kita harus menunggu dengan sabar dan tidak pernah menyerah tetaplah menjadi siap dan menunggu Tuhan karena tidak seorangpun dapat mengerti kehendak Tuhan (Yesaya 55:8-9). Saya percaya bagi mereka yang tidak siap menunngu akan sangat terkejut dengan begitu cepatnya Rapture bisa terjadi.
Tuhan prihatin dengan beberapa gembala sidang dan Ia sangat tidak puas dengan mereka karena mereka tidak mengajarkan tentang akhir jaman, Rapture dan tanda binatang (#666). Tuhan mengatakan gembala sidang ini akan tertinggal dengan anggota jemaatnya dan kebanyakan dari tubuh gereja itu akan menerima tanda binatang tersebut karena mereka tidak pernah diajarkan apa yang akan terjadi dengan mereka jika mereka menerima angka tersebut.
Ini mengapa Tuhan mengatakan banyak orang-orang Kristen tertinggal akan menjadi pengikut Iblis. Tuhan juga mengatakan banyak gereja yang mempunyai bisnis pada hari kudusNya (membeli dan menjual sesuatu) dan tidak mengajarkan tubuh gerejaNya untuk tidak membelanjakan uangnya pada “hari Tuhan”. Sesuai kehendak Tuhan, seorang Kristen harus hanya menggunakan uangnya pada “hari Tuhan” untuk perpuluhan dan persembahan (Nehemia 10:31 dan 13:15, 1 Korintus 16:2).
Saya merendahkan diri dan berterima kasih kepada Tuhan untuk mengijinkan saya menuliskan semua ini untuk saudara-saudara dalam kristus. Saya berdoa pesan dari Tuhan ini akan menjadi berkat dan suatu yang membuka mata bagi setiap pembaca sehingga pengantinNya akan siap dan menunggu rapture/pengangkatan tubuh Kristus, Amin.
Damai sejahtera dan berkat rohani kepada seluruh pembaca. Bagi Tuhanlah segala kemuliaan dan hormat. MARANATHA!
17 Pebruari, 2009
Choo Thomas
14 July 2009
Suatu Pesan dari Choo Thomas
Diposting oleh terangdunia pk 12:45 AM - 0 komentar
Label: Artikel
13 July 2009
Siapakah yang Dipakai Tuhan?
Semua orang bisa dipakai Tuhan untuk rencanaNya yang mulia. Namun orang-orang yang dipakai Tuhan untuk membawa pertobatan, mengusir setan, menyembuhkan, mencelikkan mata orang buta, menegor dengan kasih dan menyatakan kesalahan hanyalah orang-orang yang diurapi yakni yang hidupnya kudus.
Seorang penyanyi sekuler yang tidak diketahui latar belakang pertobatannya. Yang hanya diketahui bahwa dia adalah seorang Kristen. Yang tidak dapat dipastikan apakah dia hidup kudus atau tidak, bisakah dipakai Tuhan untuk membawa pertobatan? Dia telah menyanyikan lagu tentang Yesus, dapatkah dia dipakaiNya untuk menjadi penjala jiwa?
Seorang pemain musik yang sangat hebat, dipakai untuk memperindah album-album rohani dengan permainan musiknya, padahal dia adalah seorang yang bukan Kristen. Dapatkan musiknya membawa urapan?
Seorang yang tidak diketahui latar belakang imannya berbicara tentang Yesus dan bahkan fasih menyebut ayat-ayat Alkitab, dapatkah ia membawa orang kepada pertobatan?
Hmm… ini yang menjadi bahan perenungan saya beberapa hari ini. Saya berpikir keras, mencari-cari kisah dalam Alkitab yang dapat dijadikan contoh pola bahwa Allah pernah memakai orang yang tidak hidup kudus untuk maksudNya yang mulia. Saya menemukan banyak kasus untuk hal ini. Mulai dari Firaun di Mesir di jaman Abraham, Firaun di zaman Musa, hingga Herodes. Namun saya menemukan juga bahwa orang-orang ini tidak dapat dibangdingkan dengan Bapak Iman Abraham yang mengkhususkan dirinya untuk Tuhan yang telah meninggalkan rumah bapaknya dan negerinya untuk menjadi orang yang mengikuti kehendak Tuhan dan menjadi teladan iman bagi kita hingga hari ini.
Mereka juga tidak sama dengan Musa yang telah memberikan dirinya selama 40 tahun dikuduskan, dibentuk dan diproses serta disucikan Tuhan di Padang Gurun sebelum membawa misi mulia Allah bagi Israel. Seorang yang seumur hidupnya dibaktikan untuk Allah yang disertaiNya dengan beragam mujizat, mulai dari air menjadi darah hingga laut terbelah.
Dan tentu saja Herodes sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan Yesus, yang diurapi Allah untuk membawa pertobatan dan berita damai sejahtera. Yesus yang telah mengkuduskan dirinya yang tidak mau menerima sodoran harta dan godaan si Iblis. Yesus yang tiap subuh berdoa di taman untuk berbicara dengan BapaNya. Yesus yang dipakai Allah untuk menyatakan kesalahan, dan yang mengadakan ribuan mujizat.
Orang-orang ini telah dipakai Allah karena melaksanakan apa yang ditulis Paulus dalam 2 Timotius 2:21, Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
Dari sini jelas, hanya orang-orang yang menyucikan dirinya yang akan dipakai untuk maksud mulia dari Tuhan. Orang-orang yang membayar harga untuk hanya memuliakan Tuhan dalam seluruh aspek hidupnya. Yang mengabdi pada Sang Master sejati Yesus dan yang mabuk hanya dengan firman dan RohNya. Orang-orang ini dipakai untuk maksud mulia yakni membuat orang bertobat, mengobati hati yang luka, membawa jiwa kepada Yesus dan melakukan banyak muijzatNya.
Jadi saya mengerti sekarang, seorang penyanyi sekuler bisa saja dia menyanyikan tentang Yesus, tapi dia tidak akan dipakai untuk tujuan mulia Allah jika dia tidak mengkuduskan dirinya sendiri. Apalagi seorang yang bukan Kristen, meski dia memainkan alunan musik rohani tapi sudah jelas dia tidak akan menambah berkat Allah bagi yang mendengar musiknya, malahan mungkin transfer roh jahat.
Seorang yang fasih bicara Yesus dan ayat-ayat Alkitab belum tentu membawa orang pada pertobatan sejati dan menuntun seseorang pada Yesus. Jika dia tidak mengkuduskan dirinya maka ia menjadi tidak diurapi Tuhan sehingga tak bisa menjadi alatNya yang mulia.
Pemahaman ini sejalan dengan apa yang Tuhan sampaikan dalam 2 Korintus 6:16, “Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya? Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: "Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.”
Tuhan hanya akan berdiam di bait Allah, baitNya, yakni tempat yang disucikan untukNya. Dari sanalah Dia menyatakan diriNya dengan rupa-rupa perbuatan ajaib. Sebagai umat yang telah ditebusNya marilah kita berusaha sedemikian untuk menjadi orang-orang kudus. *
Article by: Hendra K.
pic taken from: agricultureinformation.com
Diposting oleh terangdunia pk 8:11 AM - 0 komentar
Label: Artikel, Kolom Hendra
10 July 2009
Makanan Tersadis di Dunia
Kecuali anda vegetarian, yang namanya steak atau ayam goreng akan sangat menarik bukan? Dan pastinya anda tahu nasib bahan makanan ini ketika harus dibantai di rumah pembantaian. Bagi sebagian orang, hal ini digolongkan sebagai suatu bentuk kekejaman kepada hewan. Tapi jika anda ingin tahu, masih ada banyak cara lebih kejam lagi dalam menyajikan makanan. Coba perhatikan makanan yang dibahas di bawah ini, walaupun dikatakan sangat nikmat, tetap, penyajiannya luar biasa kejam. Peringkat disusun berdasarkan tingkat paling rendah.
6. Ikizukuri, JepangPenyajiannya: Begitu anda pesan, koki akan segera mengambil ikan segar, yang masih hidup, langsung disisik, dipotong-potong dalam kondisi masih bergerak-gerak, setelah dipotong-potong, langsung disajikan di depan anda, dengan masih menggelepar.
Ikizukuri, berarti 'disiapkan dalam keadaan hidup'. Untuk mempersiapkan makanan seperti ini tentunya si koki harus benar-benar canggih dalam mempersiapkan makanan yang ada, ia harus bisa memotong-motong daging ikan tanpa membunuhnya! Terkadang beberapa koki yang sangat hebat dapat memotong sedemikian rupa, sehingga ia dapat memisahkan daging dan kemudian mengaturnya kembali agar tampak utuh, dalam kondisi si ikan masih menggelepar!
5. Ortolan, PerancisBurung Ortolan adalah burung yang panjangnya enam inci dan beratnya sekitar 2 ons. Warnanya hijau zaitun dan kuning, dengan sentuhan merah di sana sini, sangat cantik.
Penyajiannya: Burung ini ditangkap, matanya dibutakan dengan ditusuk, kemudian diberi makan paksa dalam sangkar yang sempit sampai tidak dapat bergerak, dan karena makanan paksa, badannya mengembang sampai dua atau empat kali lipat ukuran bisanya. Setelah dirasa cukup, burung ini akan ditenggelamkan dalam Armagnac (jenis minuman keras)
Setelah itu, burung ini disajikan dengan dibakar, dan dimasukkan kedalam mulut dalam kondisi kepala di luar. Yang anda tinggal lakukan adalah menggigitnya, sehingga kepalanya terlepas dan anda mengunyah tubuhnya lengkap dengan semua bagian, tulang dan jerohan lengkap!
4. Foie Gras, Perancis"Foie Gras" ini berarti hati berlemak, dan hati ini biasanya diambil dari bebek atau angsa. Pada awalnya bebek atau angsa ini bebas bermain suka-suka, dan menikmati masa mudanya dengan penuh keceriaan dan kegembiraan, tapi sampai akhirnya di usia tertentu, mereka akan diberi makanan jagung secara paksa sampai hati (liver) mengembang enam kali lipat ukuran biasanya.
Cara memberi makanan paksa ini lumayan sadis, si bebek atau angsa, dimasukin pipa lewat mulutnya, terus campuran jagung dengan minyak dipaksa masuk ke dalam sistem pencernaannya, yang tentunya, lemak yang masuk ditumpuk di liver angsa. Nah.. selama si bebek atau angsa tadi dipaksa makan dengan cara sadis ini, dia disimpan dalam kotak kayu yang rapat dan tidak memungkinkan sama sekali si bebek atau angsa tadi bergerak!
3. Dojo Tofu, Jepang
Makanan ini dibuat dari tahu dan loach (semacam belut)
Penyajiannya: Rebus air sampai panas, terus masukkan tahu di dasarnya, segera tambahkan ikan-ikan kecil ini. Dan cara mereka berusaha melarikan diri adalah dengan masuk dan memaksakan diri mereka ke dalam tahu yang masih adem tadi.
Masalahnya, mereka cuman bisa bertahan sementara, karena ujung-ujungnya tahu akan jadi panas juga, dan akhirnya ikan-ikan kecil ini matang bersamaan dengan tahu tadi! Akhirnya tahu tadi akan bolong-bolong gara-gara ikan yang tadi berusaha lari kesana kemari menyelamatkan diri. Sayangnya, masakan ini luar biasa susah dibuatnya, jadi tidak segampang itu si ikan masih bisa selamat lari ke dalam tahu, telat satu detik aja, makanan ini harus diulang....
2. Feng Gan Ji, Tibet/ChinaArti secara literal adalah "Ayam kering angin", jadi ayamnya dikeringkan karena angin! Yang anda butuhkan? Ayam, pisau yang luar biasa tajam, plus koki yang berhati hitam dan dingin.
Penyajiannya: Kalo penyajiannya sih biasa, tapi cara persiapannya. Ayam dibelah perutnya hidup-hidup, diambil isi perutnya, dan diganti dengan berbagai macam bumbu. Setelah itu perutnya dijahit lagi, dan digantung gitu aja sampai kering! Kalo kokinya sudah ahli banget, ayamnya kadang masih hidup pas isi perutnya dibuang... hiiiii
1. Keledai Segar, CinaMasalahnya: Keledai! Emang bener sih, daging, tapi kan tidak umum? yaa... ok deh, masih daging juga sih. Tapi namanya daging sih harusnya tidak dimakan pas hewannya masih hidup kan?
Penyajiannya: makanan yang disebut Huo Jia Lu (Keledai Hidup) ini disiapkan dengan cara, si keledai diikat kakinya, dan badannya ditidurkan, kemudian si 'chef' memotong-motong badan si keledai dan membagikan dagingnya pada saat si keledai berteriak-teriak kesakitan.
Ada lagi cara yang lebih sadis: Jiao Lu Rou (arti harfiah: Daging Keledai). Persiapannya mirip, tapi kali ini si keledai dikuliti dan akhirnya disiram dengan air panas mendidih... sampai matang....
article fwd by: Hartono Tj
Diposting oleh terangdunia pk 10:42 PM - 0 komentar
Label: Artikel
09 July 2009
Kisah Keledai dan Semut
Pada suatu siang yang panas, seekor keledai sedang asyik makan rumput di sebuah padang rumput yang luas. Tiba-tiba ia melihat seekor semut sedang sibuk menarik seutas jerami yang besarnya kurang lebih 10 kali dari badan semut. Keledai itu terheran-heran melihat semut yang mau bekerja demikian keras. "Hai semut," katanya, "Sibuk benar engkau menarik beban yang 10 kali lebih besar dari badanmu. Aku benar-benar merasa heran mengapa engkau dapat melakukannya, padahal aku ini, baru dibebani satu karung saja, rasanya sudah sangat berat dan sukar untuk bergerak."
Semut itu berhenti sejenak, lalu ia menjawab: "Rahasianya mudah saja, yaitu aku bekerja untuk diriku sendiri, sedangkan engkau bekerja untuk majikanmu!" Lalu dengan bergegas si semut kembali kepada pekerjaannya semula, menarik batang jerami yang besar itu menuju ke sarangnya. Tinggal si keledai yang berdiri termangu sambil meresapi kebenaran arti kata-kata dari si semut yang kecil tapi bijaksana itu.
Kalau orang melakukan sesuatu yang tidak langsung tersangkut paut dengan kepentingannya, maka orang itu akan merasa berat. Meski sebenarnya apa yang dikerjakannya itu bukan hal berat. Lain halnya kalau apa yang dikerjakannya itu langsung berkaitan dengan dirinya. Tentu ia amat bersemangat melakukan apa saja; demi keluarganya, demi tokonya, atau perusahaannya.
Tetapi untuk majikan kita yang di sorga, Tuhan Yesus Kristus, banyak orang Kristen merasa berat untuk melakukan suatu pekerjaan untuk Dia. Hal yang kecil dirasakan sebagai beban yang berat. Acapkali harus didorong-dorong bapak pendeta terlebih dahulu, baru mau melayani.
Tetapi di mana ada kasih yang membara, tidak ada suatu pekerjaanpun yang dirasakan berat.
Kejadian 29:20 menyatakan, Jadi bekerjalah Yakub tujuh tahun lamanya untuk mendapat Rahel itu, tetapi yang tujuh tahun itu dianggapnya seperti beberapa hari saja, karena cintanya kepada Rahel."
Roma 11:36: "Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia. Bagi Dia Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! "
article taken from: Embun Surgawi pg 343-344
fwd by: Pdp. Iskandar Dachi
pic taken from: willsimpson.org
Diposting oleh terangdunia pk 10:02 PM - 1 komentar
Kantong Anggur yang Baru
“Kenapa saya tidak bisa mengampuni”,
“Kenapa saya selalu menemui kegagalan dalam berbisnis”,
“ Kenapa saya selalu dibelit oleh dosa perzinahan padahal saya sudah bertobat dan ikut pelayanan”,
“Kenapa pelayanan saya tidak berkembang padahal saya sudah menggunakan berbagai macam cara supaya pelayanan ini berkembang”
Kenapa doa-doa saya tidak dijawab TUHAN”, kenapa….kenapa…. dan kenapa…..
Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang sering kali terlontar dari mulut kita, orang-orang yang notabene Kristen. Orang-orang yang seharusnya tidak lagi berkutat dengan dosa, berkutat dengan masa lalu, berkutat dengan harta benda, berkutat dengan popularitas dan lainnya. Tapi kenapa banyak orang Kristen bahkan semakin banyak saja yang hidup terpenjara oleh situasi seperti ini.
Hal ini tak lain dan tak bukan karena mereka tidak mau menyerahkan hidup mereka sepenuhnya kepada Kristus. Mereka hanya percaya bahwa Yesus akan menolong mereka, percaya bahwa Yesus akan memberkati mereka, percaya bahwa Yesus akan menyembuhkan mereka, percaya Yesus akan menyelamatkan mereka tapi mereka tidak percaya bahwa Yesus mampu mengubahkan kehidupan mereka menjadi ciptaan yang baru.
Yesus telah melakukan pertukaran di atas kayu, Catat! “Pertukaran” bukan “Perbaikan”. Ibarat sebuah barang yang bergaransi seumur hidup, anda dan saya pun memiliki garansi seumur hidup. Setiap kerusakan dalam diri anda, entah itu karena luka batin, tertolak, kepahitan, pelecehan sexual, emosi yang tidak terkendali, sakit penyakit, kegagalan, apapun juga, anda cukup bawa kepada Yesus dan Dia akan
menggantikannya dengan yang baru dari surga. Tuhan tidak akan menambal hati anda yang luka dengan sepotong tubuh Kristus. Tuhan tidak akan menyembuhkan penyakit anda setengah-setengah dan memakai alasan hari ini Dia sedang repot dan banyak yang harus dilayani. Tuhan bukan tukang service yang hanya memperbaiki yang rusak tapi Dia adalah seorang pencipta/pembuat “HE WAS A MAKER”, yang memiliki kuasa dan otoritas untuk membuat dan menciptakan sesuatu.
MANUSIA TIDAK MAMPU MEMAHAMI PERKARA INI
Karena manusia menggunakan kedagingan untuk bisa mengenal Allah, manusia membawa pengertiannya sendiri untuk mengenal Allah dan semua itu sia-sia. Akibat ketidak mengertian ini, membuat manusia menjadi pundung (kecewa -Red) kepada Tuhan. Manusia merasa Tuhan tidak adil, merasa Tuhan pilih kasih, merasa Tuhan membuang dirinya, merasa Tuhan tidak mampu menangani semua persoalan di dalam hidupnya, merasa Tuhan tak ubahnya seperti berhala-berhala lain yang dapat diatur sesuka hatinya.
Untuk mengenal Allah tidaklah sesulit yang dibayangkan, kuncinya hanya 1 yaitu: miliki kantong anggur yang baru. Kantong berbicara mengenai wadah/tempat untuk menyimpan sesuatu. Bangsa Israel menggunakan lambung unta untuk membuat kantong tempat menyimpan minuman atau menyimpan benih. Lambung unta dipilih karena kekenyalan, kelenturan, ketahanan namun sekaligus kelembutannya. Sehingga barang yang disimpan di dalamnya tidak cepat rusak dan aman dari benturan keras.
Hati manusia diibaratkan sebagai kantong anggur yang walaupun kecil namun mampu menampung berbagai hal dan tersembunyi. Hati yang lama telah koyak (sobek -Red) disebabkan oleh rupa-rupa dosa dan pemberontakan serta telah usang dimakan rayap. Rayap berbicara mengenai tekanan dalam kehidupan, gaya hidup yang sembrono, pola pikir yang salah, doktrin-doktrin dunia, semuanya itu secara perlahan-lahan menggerogoti kehidupan kita dari dalam, membuat hati kita menjauh dari Tuhan dan memungkiri kuasaNya. Tanpa memiliki kantong anggur yang baru/hati yang baru adalah hal yang mustahil kita bisa memiliki hidup yang berkemenangan.
BAGAIMANA MENDAPATKAN KANTUNG ANGGUR YANG BARU? (Yehezkiel 36:25-30)
1. Tuhan mencurahkan air yang jernih dan mentahirkan kita dari segala berhala-berhala
Yeh. 36:25 Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.
Baru-baru ini saya menemukan sebuah pengajaran dari satu aliran gereja yang mengatakan bahwa bila berbuat dosa harus ditahirkan berulang-ulang di dalam air seperti yang Naaman lakukan. Seorang rekan bercerita bahwa dia melakukan sebanyak 7x, ada pula yang melakukan sebanyak 20x tergantung pada ringan atau beratnya dosa yang dia lakukan. Waduh… bisa saudara bayangkan bila orang tersebut berulang kali melakukan dosa, berapa ribu kali dia harus melakukan “pentahiran”. Alih-alih ditahirkan malah mungkin harus tergeletak di tempat tidur karena masuk angin. Kasus Naaman adalah kasus khusus, karena Tuhan hendak menghancurkan kesombongan hati Naaman dan menunjukkan kekuasaan Tuhan.
Namun kasus tersebut tidak bisa dijadikan acuan oleh kita dalam pentahiran dosa.
Saudaraku, kita ditahirkan dari dosa bukan oleh banyaknya kita dibasuh oleh air atau berapa banyak melakukan baptisan air tapi dibasuh oleh firman Tuhan (air jernih -Red) yang akan membersihkan dan menahirkan kita dari segala noda dan dosa.
Berhala jaman modern saat ini sudah bukan patung dewa-dewa yang bertubuh besar berpakaian perang dengan membawa golok atau bertubuh gendut dengan membawa uang emas di tangannya tapi sudah berubah wujud berupa makanan, hobby, pekerjaan, karir, pasangan, anak, TV, facebook, games, harta benda bahkan pelayanan.
Berhala-berhala modern ini sangat pandai menyusup dalam berbagai aspek kehidupan dan tanpa sadar kita telah menyembahnya. “Sesuatu” hal dikatakan berhala apabila kita telah memberikan tempat khusus dan paling tinggi melebihi posisi Tuhan dalam hidup kita. Berhala-berhala ini akan menarik semua perhatian kita kepadanya dan menomorduakan Tuhan. Kita sudah tidak bersemangat lagi untuk berdoa kepada Tuhan karena sibuk oleh pekerjaan, kita sedemikian ketakutannya akan masa depan anak kita sehingga kita tidak mempercayai pemeliharaan Tuhan.
Apa yang terbayang dalam benak anda, saat mendengar kata “mencurahkan”. Serta merta anda akan berkata air hujan. That's Right! Air hujan dicurahkan dari langit ke bumi dan bukan air yang berasal dari bumi. Demikian pula saat Tuhan berkata bahwa Dia akan “mencurahkan air jernih” itu adalah firman yang berasal dari Allah yang menjadikan langit sebagai tahtaNya. Firman yang telah menjadi manusia yaitu Yesus Kristus dan akan memerdekakan setiap orang yang percaya kepadaNya.
Sama seperti air hujan yang membasahi bumi ke segala tempat, demikian juga dengan firman yang datang ke dunia ini tanpa memilih manusia. Semua orang dicurahkan firman ini namun tidak
semua orang menanggapi firman ini. Orang-orang yang menanggapi firman ini, akan dibersihkan dari segala dosa dan kecemaran.
2. Diberikan hati yang baru dan roh yang baru
Yeh. 36:26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
Pertukaran! Inilah yang terjadi. Saat kita menyerahkan hati yang lama, yang telah koyak kepada Tuhan. Tuhan memberikan hati dan roh yang baru kepada kita. Tuhan memberikan kantong baru yang berisi benih-benih kehidupan yang baru. Hati yang baru ini berisi benih-benih ilahi yang berisi kasih, sukacita, damai sejahtera, ketaatan, pengampunan, kuasa, otoritas, kesembuhan, pewahyuan, hikmat, etc.
Semua ini masih berupa benih dan belum bertumbuh.
3. Roh Kudus diberikan kepada kita
Yeh. 36:27 Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.
Supaya benih-benih itu bisa bertumbuh, perlu dorongan/kuasa di luar diri kita yaitu dengan bantuan Roh kudus. Roh kudus memberikan kita kekuatan untuk memelihara, menjaga, merawat setiap benih yang telah Tuhan berikan sampai bertumbuh besar dan menghasilkan buah yang tetap.
4. Masuk dan diam di negeri Kanaan
Yeh. 36:28 Dan kamu akan diam di dalam negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu dan kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allahmu.
Yeh. 36:29 Aku akan melepaskan kamu dari segala dosa kenajisanmu dan Aku akan menumbuhkan gandum serta memperbanyaknya, dan Aku tidak lagi mendatangkan kelaparan atasmu.
Yeh. 36:30 Aku juga memperbanyak buah pohon-pohonanmu dan hasil ladangmu, supaya kamu jangan lagi menanggung noda kelaparan di tengah bangsa-bangsa.
Kanaan adalah tempat yang dijanjikan Tuhan bagi bangsa Israel dan juga bagi kita Israel-Israel rohani. Kanaan berbicara mengenai kesuburan. Kanaan berbicara mengenai kelimpahan. Kanaan berbicara mengenai penggenapan janji Tuhan. Kanaan berbicara mengenai covering Tuhan. Kanaan berbicara mengenai penghentian. Suatu tempat dimana kita bertemu muka dengan muka bersama Allah.
Saat kita sudah memasuki tanah Kanaan, itu artinya kita berada dalam tempat penghentian bersama Tuhan. Suatu tempat yang penuh dengan berkat Allah, di mana kita tidak akan mengalami lagi musim kekeringan dan kekurangan. Apa yang kita hasilkan akan berlimpah ruah bahkan overload untuk diri kita sendiri.
Memiliki kantong anggur yang baru dan hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus adalah kunci untuk mendapatkan berkat dan terobosan dalam kehidupan kita. Tanpa itu semua, mustahil kita akan mendapatkan janji-janji Tuhan.
Saudaraku, bila saat ini anda mengalami pergumulan yang begitu besar dalam kehidupan dan seakan-akan menemui jalan buntu. Bila anda senantiasa jatuh bangun dalam dosa padahal anda sudah menjadi Kristen berpuluh-puluh tahun atau bahkan mungkin sudah pelayanan. Mari datang pada Yesus dan serahkan hatimu yang lama dan minta hati yang baru dari Yesus. Minta supaya Roh Kudus mengambil alih atas seluruh hidupmu. Dan bekerjasamalah dengan Roh Kudus dalam memelihara kehidupanmu. Maka engkau akan diubahkan dan disempurnakan seperti Kristus. *
Written by : liesye herlyna
pic taken from: catholickermit.files.wordpress.com/
Diposting oleh terangdunia pk 9:54 PM - 0 komentar
Label: Artikel Liesye
07 July 2009
Garuda di Dadaku
Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku
Kuyakin hari ini pasti menang
Kobarkan semangatmu, tunjukkan mobilitasmu
Kuyakin hari ini pasti menang
Lagu "Garuda di Dadaku" adalah lagu yang selalu dinyanyikan PSSI (timnas sepak bola Indonesia) setiap akan bertanding.Lagu ini notasinya diambil dari lagu daerah asal Papua, Apusé.
Meski sepak bola merupakan olahraga dan hiburan rakyat Indonesia, namun ada semacam pemikiran pada sebagian orang-orang Indonesia bahwa menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan. Dalam film ini, pemikiran itu pula yang selalu terlontar pernyataan-pernyataan Kakek Usman (Ikranegara) agar Bayu (Emir Mahira), cucunya itu tidak akan menjadi pemain sepak bola seperti ayahnya. Melalui film ini, ada pesan khusus kepada kita semua, bahwa kita perlu mengapresiasi olahraga sepak bola dan para pemainnya. Melalui sepak bola nasional, kita mengenal salah satu atlit cerdas yang dimiliki Indonesia, Bambang Pamungkas dan masih banyak deretan nama-nama lainnya yang menjadi icon timnas PSSI di masa lalu.
Bayu, 12 tahun yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, menghadapi dilema menyenangkan kakeknya atau meraih mimpi dalam hidupnya menjadi pemain sepak bola hebat. Setiap hari Bayu secara diam-diam berlatih sepak bola sendiri dengan penuh semangat, ia menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya sambil mendribble bola "rolling-rolling" untuk sampai ke lapangan bulutangkis bermain dengan anak-anak lainnya. Beruntung Bayu mempunyai sahabat yang bernama Heri (Aldo Tansani) si penggila bola, Heri selalu mendorong agar Bayu untuk masuk Tim Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena internasional.
Dengan dukungan sahabatnya ini, Bayu menjadi pantang menyerah untuk meraih mimpinya menjadi pemain sepak bola. Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan kepada Sang Kakek, agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu ini, dan bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus. Konflik inilah yang dikemas secara apik oleh sang penulis dengan menanamkan nilai-nilai pendidikan, semangat hidup dan persahabatan yang terjalin erat di antara anak-anak dari kelas sosial yang berbeda.
Bayu, Heri dan Zahra (Marsha Aruan) adalah anak-anak yang mempunyai kendalanya masing-masing, namun mereka bukanlah tipe anak-anak yang loyo, yang gampang menyerah. Heri meski ia cacat tetapi justru menjadi motivator handal bagi Bayu, Zahra dari kalangan jelata pun mempunyai potensi yang bisa diandalkan dengan jiwa seninya. Bayu menghadapi ambisi besar sang Kakek dan harus menjadi anak yang penurut, namun di balik itu, ia justru melakukan sebuah pemberontakan karena ia mempunyai mimpi dan ambisi yang lebih besar untuk menjadi pemain sepak bola. Dan pada akhirnya mimpi Bayu yang kuat ini, berakhir pada kebahagiaan. Lewat kerja keras dan dukungan sahabat-sahabat yang memicu semangatnya dan sekaligus usaha mendapat restu dari sang Kakek.
Garuda di Dadaku adalah film Indonesia yang bagus dan mendidik, Ikranegara menampilkan figur kakek yang sesuai dengan karakter cerita. Ari Sihasale melakukan totalitas karakter sebagai seorang pelatih sepakbola. Dan ada haru, kadang juga jenaka dan tawa. Pada bagian ini, apresiasi, layak diberikan kepada Ramzi, yang berperan sebagai Bang Duloh. Apresiasi khusus kepada Aksan Sjuman dan Titi Sjuman, pasangan suami istri ini menghadirkan music score yang bagus sekali, yang mampu membawa para penonton pada suasana batin yang riuh dan gempita. Dengan musik itu, membawa mata kita memandang bagaimana Bayu, sang pemain bola cilik itu menggiring bola di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Bola, bila sudah dalam penguasaan kakinya sulit direbut lawan. Kaki Bayu seolah mencengkram bola itu sekuat burung Garuda. Aksan dan Titi Sjuman memilih scoring musiknya ini ditampilkan oleh Beijing Simphony Orchestra di Beijing, China.
Selain pesan-pesan pendidikan, semangat pluralitas dan persahabatan ditampilkan secara lugas. Dalam film ini juga membawa kembali pesan-pesan bagi anak-anak kita untuk kembali mengingat akan lambang negara kita Garuda Pancasila yang tertera jelas pada seragam timnas PSSI. Pancasila sebagai falsafah dasar bernegara dan berpedoman hidup bangsa Indonesia pada masa sekarang ini sedikit demi sedikit telah ditinggalkan dalam sistem pendidikan di Indonesia ini. Sehingga banyak perilaku remaja masa sekarang yang tidak mencerminkan pribadinya sebagai warga Indonesia yang berasaskan pancasila. Melalui "Garuda di Dadaku" mari kita kembali untuk sadar, bahwa Pancasila itu mengandung toleransi, dan sila-sila dari Pancasila itu terdiri dari nilai-nilai dan norma-norma yang positif yang sesuai dengan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Pemain:
Emir Mahira: Bayu
Aldo Tansani: Heri
Marsha Aruan: Zahra
Ikranagara: Kakek Usman
Maudy Koesnaedi: Ibu Wahyuni
Ary Sihasale: Pak Johan, pelatih sekolah sepakbola
Ramzi: Bang Duloh
Sutradara: Ifa Isfansyah
Penulis Skenario: Salman Aristo (Ayat Ayat Cinta, Laskar Pelangi, Kambing Jantan)
Penata Musik: Aksan Sjuman dan Titi Sjuman (Laskar Pelangi, King)
Produser: Shanty Harmayn
Produksi: Sbo Films Dam Mizan Productions
article by: Bagus Pramono
Diposting oleh terangdunia pk 7:49 PM - 1 komentar
Label: Resensi Film
Apakah Anda Kekasih Allah atau Pelacur?
Beberapa tahun yang lalu, saya mendapatkan kesempatan istimewa untuk mengajar di sebuah sekolah pelayanan. Para mahasiswa saya sangat lapar akan Tuhan, dan saya selalu mencari cara-cara untuk menantang mereka agar jatuh cinta kepada Tuhan Yesus lebih lagi dan menjadi suara kebangkitan dalam gereja
Saya menemukan suatu pernyataan yang berasal dari Pdt. Sam Pascoe.
Pernyataan itu merupakan sejarah singkat kekristenan: *“Kekristenan bermula
di Palestina sebagai persekutuan, berpindah ke Yunani sebagai sebuah
filsafat, berpindah ke Itali dan menjadi sebuah lembaga gereja, berpindah ke
Eropa dadn menjadi sebuah kebudayaan Kristen, berpindah ke Amerika Serikat
dan menjadi sebuah badan usaha."* Beberapa mahasiswa baru berusia 18 atau 19
tahun, sudah cukup besar, dan saya ingin mereka mengerti dan menghargai
bagian kalimat terakhir itu, sehingga untuk menegaskannya saya tambahkan,
“Badan usaha. Itulah bisnis.”
Setelah beberapa saat Martha, mahasiswa paling muda di kelas itu, mengangkat
tangannya. Saya tak dapat membayangkan apa yang akan ditanyakannya. Saya
pikir gambaran yang saya berikan sudah cukup jelas, dan saya pikir saya
telah berhasil membuat mereka jelas. Namun demikian, saya menanggapi
keinginan Martha untuk bertanya, sehingga saya berkata, “Ya, Martha.” Dia
bertanya sebuah pertanyaan yang sederhana, “Bisnis? Bukankah kekristenan
seharusnya menjadi sebuah tubuh?” Saya tak dapat membayangkan kemana arah
pertanyaan ini, dan jawaban yang dapat saya hanya pikirkan adalah, “Ya,
benar.” Kemudian dia melanjutkan, *“Tetapi ketika sebuah tubuh menjadi
bisnis, bukankah hal itu merupakan pelacuran?” *
Ruangan kelas itu menjadi sunyi senyap. Selama beberapa detik tak ada
seorangpun yang bergerak atau berkata-kata. Kami semua terperangah, takut
mengeluarkan suara karena kehadiran Allah telah melanda ruangan kelas, dan
kami tahu bahwa kami sedang berdiri di tempat kudus. Segala yang dapat saya
pikirkan dalam saat-saat kudus itu adalah, “Wow, andaikan saja saya berpikir
demikian.” Saya tak berani mengungkapkan pemikiran itu terang-terangan.
Allah telah mengambil alih ruangan kelas itu. Pertanyaan Martha telah
mengubah kehidupan saya. Selama enam bulan, saya memikirkan pertanyaan
Martha paling tidak sekali setiap hari. “Ketika sebuah tubuh menjadi bisnis,
bukankah itu pelacuran?” Hanya ada satu jawaban bagi pertanyaannya.
Jawabannya adalah “Ya.” Gereja-gereja di Amerika Serikat kebanyakan, yang
sangat menyedihkan, telah dipenuhi jemaat yang tidak mengasihi Allah.
Bagaimana kita mengasihi Dia? Kita bahkan tidak mengenal-Nya; dan yang saya
maksud adalah sungguh-sungguh mengenal Dia.
Apa yang saya maksud ketika saya katakan “sungguh-sungguh mengenal Dia?”
Pengertian kita tentang mengenal dan mengetahui berasal dari kebudayaan
Barat (yang berasal dari pemikiran filsafat Yunani kuno). Kita menganggap
kita telah memperoleh pengetahuan (dan selanjutnya memperoleh hikmat) ketika
kita telah berhasil mengumpulkan banyak informasi. Sekumpulan informasi
bukanlah pengetahuan, khususnya menurut kebudayaan Alkitab (yang merupakan
kebudayaan Timur, bukan Yunani). Dalam budaya Timur, semua pengetahuan
diperoleh dari pengalaman, bukan dari pengumpulan informasi. Dalam budaya
Yunani atau Barat, kita mendapatkan kesimpulan bukan hanya dari pengalaman,
begitulah pola pemikiran kita. Sebuah contoh mungkin dapat menolong kita
memahami hal ini. Marilah kita mengajukan sebuah pertanyaan berdasarkan dua
pernyataan berikut: Pertama, gandum tidak tumbuh di daerah yang beriklim
dingin dan kedua, Inggris mempunyai iklim dingin. Pertanyaannya adalah:
Apakah gandum tumbuh di Inggris? Kebanyakan orang dari kebudayaan
Barat/Yunani akan menjawab, “Tidak. Jika gandum tidak tumbuh di daerah
beriklim dingin dan Inggris memiliki iklim dingin, maka kesimpulannya gandum
tidak tumbuh di Inggris. Di dalam budaya Timur, jawaban bagi pertanyaan yang
sama, berdasarkan dua pernyataan yang sama, jawabannya mungkin akan seperti
ini: “Tidak tahu. Saya belum pernah ke Inggris.” Kita mungkin akan
menertawakan jawaban seperti itu, tetapi ketika saya mengajukan pertanyaan
itu kepada teman-teman saya yang tinggal di Inggris, jawaban mereka adalah:
“Ya, gandum tumbuh di Inggris. Kami berasal dari Inggris, dan kami tahu
bahwa gandum tumbuh di sana.” Mereka mengabaikan cara berpikir Barat karena
mereka telah mengalami apa yang mereka tahu. Pengalaman menghasilkan
informasi ketika pengalaman menjadi pengetahuan.
Persoalan yang mirip timbul dalam konsep keyakinan kita. Kita katakan kita
percaya sesuatu (atau seseorang) terlepas dari pengalaman pribadi kita.
Pengertian percaya ini tidak kita berikan kepada pialang saham kita. Sekali
lagi, izinkan saya menjelaskan. Anggaplah bahwa pialang saham saya menelpon
saya dan berkata, “Saya punya nasihat paling hebat tentang suatu saham yang
harganya akan naik tiga kali lipat dalam waktu seminggu. Saya harap Anda mau
mentransfer $ 10.000 untuk membeli saham ini.” Bagi saya itu adalah jumlah
uang yang besar, sehingga saya bertanya, “Apakah Anda benar-benar percaya
bahwa harga saham ini akan naik tiga kali lipat, dan dalam waktu cepat?” Dia
menjawab, “Saya yakin sekali.” Saya tanya lagi, “Wah, bagus sekali. Betapa
menarik. Jadi, berapa banyak uang Anda sendiri yang sudah Anda investasikan
pada saham yang akan naik tiga kali lipat dalam waktu seminggu ini?” Dia
menjawab, “Tak ada.” Apakah pialang saya benar-benar percaya tentang saham
yang akan naik tiga kali lipat dalam waktu seminggu itu? Apakah dia
sungguh-sungguh percaya? Saya pikir tidak, dan tiba-tiba saya tidak percaya
juga. Bagaimana mungkin kita begitu teliti mengenai perkara-perkara di dunia
ini, khususnya ketika berurusan dengan uang, dan kita begitu tidak peduli
ketika berurusan dengan perkara-perkara rohani? Kenyataannya, kita tidak
tahu atau tidak percaya tanpa kita mengalami. Alkitab ditulis bagi
orang-orang yang tidak mungkin mengerti konsep pengetahuan, keyakinan, dan
iman tanpa mengalaminya terlebih dahulu. Saya pikir Allah berpikir dengan
cara demikian juga.
Jadi, saya tetap pada pendirian saya bahwa kebanyakan orang-orang Kristen di
Amerika Serikat tidak mengenal Allah, dan kurang mengasihi Dia. Segala
penyebab dari keadaan ini berasal dari cara kita datang kepada Allah.
Kebanyakan di antara kita datang kepada Dia karena apa yang orang-orang
katakan kepada kita apa yang akan Dia lakukan kepada kita. Kita dijanjikan
bahwa Dia akan memberkati kita dalam kehidupan dan membawa kita ke sorga
setelah kematian. Kita memilih Dia karena uang dan berkat yang dapat kita
raih, tak peduli apakah Dia senang atau tidak, asalkan kita mendapatkan
sesuatu dari Dia. Kita telah menyulap kerajaan Allah menjadi badan usaha,
memperjual-belikan urapan-Nya. Sekali-kali janganlah hal ini terjadi! Kita
telah diperintahkian untuk mengasihi Allah, dan kita dipanggil untuk menjadi
Mempelai Kristus – itu adalah hubungan yang paling intim. Seharusnya kita
menjadi kekasih-kekasih-Nya. Bagaimana kita mengasihi seseorang yang bahkan
kita tidak kenal? Dan meskipun kita mengenal seseorang, apakah ada jaminan
bahwa kita sungguh-sungguh mengasihinya? Apakah kita ini kekasih-kekasih
Allah atau para pelacur?
Saya terus merenungkan pertanyaan Martha di atas pada suatu hari, dan mulai
merenungkan apa perbedaan antara kekasih dan pelacur? Saya menyadari bahwa
keduanya memiliki banyak persamaan, tetapi seorang kekasih melakukan apa
yang dia lakukan karena dia mengasihi. Seorang pelacur berpura-pura
mengasihi, selama Anda mau membayarnya. Kemudian saya bertanya lagi, “Apa
yang akan terjadi kalau Tuhan berhenti memberikan sesuatu kepada kita?”
Selama beberapa bulan berikutnya, saya mengizinkan Allah untuk menyelidiki
diri saya agar mengungkapkan motif-motif saya dalam mengasihi dan melayani
Dia. Apakah saya sungguh-sungguh seorang yang mengasihi Dia? Apa yang akan
terjadi seandainya Dia berhenti memberkati saya? Bagaimana kalau Dia tidak
melakukan sesuatu bagi saya? Apakah saya masih mengasihi Dia? Pahamilah,
saya percaya akan janji-janji dan berkat-berkat dari Allah. Persoalannya di
sini bukanlah apakah Allah memberkati anak-anak-Nya atau tidak; masalahnya
di sini bagaimana kondisi hati kita. Apa alasannya saya melayani Dia? Apakah
berkat-berkat-Nya yang saya terima dalam kehidupan ini merupakan kasih
karunia dari seorang Bapa yang penuh kasih, atau merupakan ganjaran atau
upah yang saya patut terima atau uang sogok untuk mengasihi Dia? Apakah saya
mengasihi Allah tanpa syarat? Hal ini memerlukan waktu beberapa bulan untuk
menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Bahkan sekarangpun saya masih
menyelidiki apakah keinginan saya untuk mengasihi Allah selalu berpadanan
dengan sikap dan tingkah laku saya. Saya sering mendapati diri saya kecewa
terhadap Allah dan bahkan marah terhadap-Nya manakala Dia tidak memenuhi apa
yang saya anggap saya butuhkan. Saya curiga hal ini adalah sesuatu yang
belum saya selesaikan sungguh-sungguh, tetapi saya sungguh-sungguh ingin
menjadi kekasih Allah yang sejati lebih dari apapun yang lain.
Jadi, kita ini akan menjadi apa? Apakah kita akan menjadi kekasih Allah atau
pelacur? Tak ada pelacur di sorga, atau di kerajaan Allah, meskipun ada
banyak bekas pelacur di kedua tempat itu. Meskipun kita bekas pelacur, kita
harus menyadari bahwa tak ada pengganti bagi hubungan yang sangat intim dan
tanpa syarat dengan Allah. Dan saya juga mengartikan tak ada pilihan bagi
kita, selain menjadi kekasih Allah yang sejati. Kita harus memilih.
Created by: David Ryser,
fwd by: sdr. pttwr,
translated by: Hadi Kristadi for pentas-kesaksian.blogspot.com
pic taken from:oneyearbibleimages.com
Diposting oleh terangdunia pk 1:37 AM - 0 komentar
Label: Renungan
05 July 2009
Musibah, Berkat atau Kutuk?
Siapapun tak bisa menghindari bencana atau musibah yang datang. Saat itu biasanya tidak ada orang yang siap. Keterkejutan, keadaan tiba-tiba dan perubahan serba cepat membuat situasi nampak tak terkendali. Anda akan diliputi kepanikan lalu setelah usai orang hanya bilang itu adalah rahasia Ilahi. Tapi disitulah akan dijumpai apakah musibah itu menjadi berkat atau kutuk.
Banyak persoalan-persoalan dan musibah terjadi disekeliling kita. Musibah-musibah jatuhnya pesawat, helicopter, kecelakaan mobil, motor, kecelakaan kerja, bencana banjir, tanah longsor, Tsunami, gempa bumi, ledakan bom hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) ataupun perceraian. Semua itu mengakibatkan nyawa melayang, luka, cedera, kehilangan, perasaan sedih, terbuang, tidak berharga dan tidak berdaya.
Semua musibah itu belum termasuk beragam penyakit yang semakin mengganas membuat dunia sangat kuatir. Mulai dari demam berdarah, kanker, stroke, HIV AIDS dan berbagai varian flu telah sangat mengancam kehidupan manusia. Bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) seakan-akan menyerah menghadapi serbuan penyakit-penyakit baru yang sudah memasuki tahap pandemic yang artinya sudah menyebar ke seluruh dunia. Semua ini tentu juga termasuk hal-hal tertentu yang secara local terjadi baik dalam rumah tangga, pekerjaan ataupun pelayanan. Hal-hal yang merenggut kebahagiaan dan mendatangkan airmata dan penderitaan yang kita golongkan sebagai musibah. Baik terjadi pada taraf global, nasional, daerah, local atau rumah tangga. Namun semuanya adalah musibah. Persoalan yang mesti dihadapi.
Ketika musibah datang pada orang lain kita tentu sangat prihatin. Tapi begitu menimpa kira sendiri maka itu bukan hanya prihatin lagi tapi mesti dihadapi. Nah dalam menghadapi musibah itu kita bisa memperlakukannya menjadi berkat atau kutuk bagi kita. Musibah menjadi berkat bila kita menghadapinya dengan Ucapan Syukur, meminta Allah turut campur dalam masalah itu, mencari pertolongan pada ahlinya, menghadapinya dengan iman, dan mengambil hikmah dari semuanya. Seperti kata Rasul Paulus, "sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami." (2 Korintus 4:17).
Tapi musibah bisa menjadi kutuk saat kita menghadapinya dengan persungutan, mengutuki Allah yang mengijinkan musibah datang dan menyalahkan diri sendiri atau orang lain atas musibah itu. Lebih jauh lagi kita malahan tenggelam dalam nestapa yang dalam dan meratapi nasib serta tidak mau bangkit dari trauma yang dihadapi.
Keduanya ada di tangan anda untuk dipilih. Jika anda sedang menghadapi musibah, masalah atau persoalan sekarang, saran saya pilihlah mengubah setiap situasi menjadi berkat dengan melakukan ucapan syukur dan meminta Yesus campur tangan dalam persoalan anda. (Hendra Kasenda)
pic taken from: nocnnik.blox.pl
Diposting oleh terangdunia pk 10:10 PM - 0 komentar
Label: Renungan
04 July 2009
Jadilah Padaku Seperti yang Kau Ingini
Awal 2005 adalah awal di mana Tuhan mengijinkan aku bergabung di Terang Dunia (TD). Banyak hal yang aku dapatkan dalam wadah ini. Di tahun 2004, disaat aku masuk ke sekolah menengah atas (SMA) di Jambi, Tuhan memberikan hati untuk anak-anak muda. Dengan visi ini, aku berjalan dan mulai berani berbicara di depan anak-anak muda, menyampaikan visi yang Tuhan berikan untuk disampaikan ke semua anak-anak muda.
Hingga aku menjadi Pembimbing dari satu wadah organisasi rohani sekolah, tidak mudah untuk mengatakan ok dan berjalan sesuai visi ini, Tuhan benar-benar membentuk hidupku… di mana keluargaku yang mulai goyah akibat masalah ekonomi membuat imanku perlahan-lahan down, aku berteriak kepada Tuhan, Kenapa Tuhan?’ masalah demi masalah timbul hingga aku harus mengikis habis pengeluaran diiringi pemasukan yang sangat luar biasa berkurang dari biasanya, di mana aku memakai jasa mobil carteran hingga aku hanya naik mikrolet untuk ke sekolah, dari uang jajan Rp 20.000/hari menjadi hanya Rp 4.000/hari.
Aku berteriak dengan Tuhan, aku tangkap isi hatiMu untuk anak-anak muda, tapi kenapa hal ini membuat aku tidak bisa memberikan uang untuk pekerjaan Tuhan? Aku berdiam kurang lebih 2 tahun, mencari apa yang Tuhan mau aku kerjakan dalam hal ini, dan ditahun 2008, Tuhan mengatakan "anak-anak muda… selamatkan anak-anak muda.. kamu keliling dan sampaikan kebenaranKu kepada setiap anak-anak muda.’’
Aku bingung, suara ini semakin membuat aku ‘’takut’’ dan akhirnya aku mengambil keputusan, Ok Tuhan, aku mau… menjadi berkat bagi generasi muda..generasiku…’’ Aku mulai aktif di TD kembali, karena pada akhir desember 2008 TD II kembali di kumandangkan untuk bisa hadir di dunia maya Indonesia, aku berdoa.. Tuhan aku mau.., kemudian bersama dengan teman-teman TD II, bersama-sama unity untuk kebangkitan TD II, dan akhirnya awal January 2009 TD II hadir walau hanya dengan tampilan blog, dan aku dipercaya menjadi Koordinator Youth.
Aku semakin menangkap isi hati Tuhan buat generasiku.. aku berdoa.. (Tuhan, Kau ijinkan aku ada di TD, dan aku berdoa, biarkan aku menjadi saluran berkatMu di luar kota dan bukan hanya di Jambi) dan Tuhan buka pintu itu. Tanggal 25 Maret 2009 aku berangkat ke Jakarta untuk mengahadiri Gathering TD II. Ini perjalananku pertama kali keluar pulau Sumatera dan benar-benar membuat aku terdiam dan tertegun pada Tuhan. Kenal dengan Pak Hendra (Pemred TD), Kak Eva, Ce Liesye, Kak Irma, dan semua pengurus TD di Indonesia.. luar biasa.. dan Tuhan semakin berbicara.. ’’Generasimu, berdiri buat generasimu’’ dan Puji Tuhan hingga hari ini aku berdoa dan percaya Tuhan akan membuat sesuatu yang indah bagi hidupku. Aku berdoa dapat membentuk team pelayanan yang bisa melayani ke seluruh Indonesia. Jadilah padaku seperti yang Kau ingini Tuhan. *
article by: timotius yuvindro
pic taken from:todayswisdoms.com
Diposting oleh terangdunia pk 1:09 PM - 0 komentar
Label: Kesaksian
02 July 2009
The Power of Words
Berapa banyak kita yang menyadari bahwa kata-kata yang kita ucapkan atau yang kita terima pengaruhnya sangat besar dalam kehidupan kita. Beberapa bulan yang lalu saudara saya membuat sebuah percobaan, percobaannya begini:
1. Nasi yang baru dimasak dimasukkan ke botol A lalu ditutup rapat-rapat dan ditempel tulisan Kata-kata Posotif
2. Nasi yang sama dimasukkan ke botol B lalu ditutup rapat-rapat dan ditempel dengan tulisan yang berbeda yaitu kata-kata negatif
Setiap pagi kita bilang sama botol A: " Kamu nasi jelek, nasi busuk, buruk banget etc semua kata-kata yang jelek "
Lalu ke botol B kita bilang kata-kata yang berbeda: " Kamu nasi yang bagus, nasi yang harum, indah dan baik, semua kata-kata yang bagus "
Setelah beberapa hari mulai kelihatan pengaruhnya, botol a mulai berjamur botol b tidak. Setelah satu minggu, satu bulan saudara tau apa yang terjadi ?
Nasi di botol A benar-benar menjadi nasi yang busuk, warnya jelek dan baunya sangat tidak enak. Nasi di botol B tetap putih, bagus dan tidak busuk sama sekali.
Ini benar-benar percobaan yang membuka mata rohani kita terbuka. Saudara pasti tahu artinya bukan. Nasi yang benda mati saja bisa terpengaruh dengan kata-kata kita yang negatif apalagi manusia yang memiliki jiwa dan roh. Memiliki rasa, memiliki perasaan, memiliki indera untuk mendengar, merasakan, menangkap dan menyimpannya.
Oleh karena itu:
1. Biasakanlah untuk mengucapkan kata-kata yang positif, yang membangun untuk orang-orang yang kita cintai, anak-anak kita, saudara kita, orang tua kita
bahkan ke semua orang.
2. Biasakanlah untuk mengatakan kata-kata yang positif, yang membangun untuk diri kita sendiri.
Perkataan kita akan membawa pengaruh untuk diri kita sendiri bahkan untuk orang lain.
Kita menjadi orang yang gagal, orang yang hancur atau sebaliknya menjadi orang yang sukses dan maju kita kita sangat berperan. Demikian juga orang-orang yang kita kasihi menjadi orang-orang yang gagal, hancur atau menjadi orang sukses kita juga terkadang membawa andil.
Oleh karena itu mulai saat ini biasakanlah untuk mengucapkan kata-kata yang positif kepada siapapun
article by: steph- www.stephanusk.com
pic by: iline
Diposting oleh terangdunia pk 11:13 PM - 0 komentar
Humor Politikus
JUMLAH POLITIKUS YANG SERING BERBOHONG
Sebuah bis yang penuh dengan para politikus keluar dari jalan dan menabrak sebuah pohon besar di ladang petani tua. Setelah menyelidiki apa yang terjadi, petani tua itu menggali sebuah lubang dan mengubur mayat politikus-politikus itu. Beberapa hari kemudian, seorang sherif lokal lewat dan bertanya kepada petani tua itu, "Apakah mereka semua mati?"
Petani tua itu menjawab, "Begini: beberapa dari mereka berkata, bahwa mereka belum mati. Tapi Anda kan tahu betapa seringnya politikus itu berbohong."
MENCARI PEKERJAAN KARENA TEMAN KETUA DEWAN
Pada suatu hari di sebuah negara, seorang lelaki mengunjungi temannya yang telah terpilih menjadi seorang ketua dewan dan dia memohon.
"Aku membutuhkan pertolonganmu untuk dapat pekerjaan, tetapi aku tidak lulus SMA," kata lelaki itu."Apakah engkau anggota partai?" kata ketua dewan itu.
"Ya tentu saja."
"Oke, engkau bisa jadi anggota dewan, gajimu 30 juta sebulan."
"Jangan, berikan aku jabatan yang tidak sepenting itu," kata lelaki itu.
"Baiklah kalau begitu, kau akan aku tunjuk menjadi direktur perusahaan negara, gajimu 20 juta sebulan," kata ketua dewan itu lagi.
"Itu masih terlalu penting untukku, jangan sepenting itu,"kata lelaki itu lagi.
"Baiklah, kau akan aku angkat sebagai kepala bagian dan statusmu pegawai negeri dengan gaji 15 juta sebulan," kata ketua dewan itu sambil menghisap cerutunya.
"Wah, itu masih terlalu tinggi, mungkin engkau bisa mengangkatku menjadi seorang tukang ketik saja di kelurahan dengan gaji 500 ribu per bulan," kata lelaki itu penuh harap.
"Wah ... tidak bisa itu ...!!!" kata ketua dewan itu dengan muka serius.
"Untuk menjadi seorang tukang ketik di kelurahan, minimal engkau harus punya ijazah S1."
PENELITIAN DI AMERIKA, ALTERNATIF PENGGANTI BBM
Khusus bagi pengendara motor, ngga usah khawatir akan efek kenaikan BBM, soalnya ada solusi yang sangat jitu dan telah terbukti oleh para ilmuwan di Amerika. Dari hasil uji lab yang dilakukan oleh para ilmuwan, membuktikan bahwa air teh dapat dijadikan alternatif baru pengganti BBM. Caranya:
1. Gunakan wadah berupa gelas, cangkir, dan lain-lain.
2. Siapkan teh (teh celup, teh hijau, atau yang penting teh) secukupnya.
3. Siapkan gula pasir 1 sendok makan.
4. Didihkan air panas hingga 90 derajat celcius.
5. Masukkan teh ke dalam air mendidih, lalu masukkan gula.
6. Campur dengan es, lalu masukkan ke dalam botol. Selesai.Mudah bukan, setelah itu tinggal dorong deh motor Anda, kalau haus minum teh. Terbukti motor tetap jalan tanpa menggunakan BBM.
Diposting oleh terangdunia pk 1:49 PM - 0 komentar
Label: Humor
Bahan-bahan Minyak Urapan
Menurut Keluaran 30:22-26, terdapat beberapa bahan yang harus ada dalam hidup kita, agar
pengurapan Roh Kudus itu tetap tinggal dan bau
harum-Nya terpancar keluar dari diri kita.
1. MUR TETESAN
Mur tetesan adalah getah yang keluar dari belukar yang kecil, rasanya pahit, namun baunya sangat wangi sekali. Bukankah orang Majus datang menyembah Tuhan Yesus dengan membawa persembahan Mur?
Harga Mur sangat mahal karena baunya sangat wangi, biasanya dipakai untuk persiapan penguburan jenasah agar mayatnya berbau harum. Mur walaupun rasanya pahit tetapi baunya harum dan mahal harga.
Bukankah pengurapan Roh Kudus menjadikan kehidupan kita berbau harum terutama di hadapan Tuhan dan juga di hadapan sesama kita? Pengurapan Roh Kudus harganya mahal, namun berbau harum.
Apakah maksud dari harga sebuah Mur tetesan? Dalam Lukas 14:27, Tuhan Yesus berkata mengenai harga suatu Mur Tetesan. “Barang siapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak dapat menjadi murid-Ku.”
Harga suatu pengurapan Roh Kudus yang harus dibayar adalah ‘Menjadi Murid’. Untuk mendapatkan pengurapan Roh Kudus kita harus membayar suatu harga pemuridan. Suatu harga pemuridan adalah pikul salib dan menyangkal diri [daging]. Harga sebuah pemuridan, pertama-tama rasanya pahit tetapi akibat selanjutnya manis rasanya.
2. KAYU MANIS
Kayu manis baunya harum, rasanya enak – manis-manis pahit. Kayu Manis artinya ‘Berdiri Tegak’ bukankah kita hidup di antara angkatan yang bengkok? Rasul Paulus dalam Filipi 2:14-15 memberikan nasehat bagaimana seharusnya kita hidup di dalam pengurapan Roh Kudus di tengah angkatan yang bengkok!
Lakukan segala sesuatu dengan tidak bersunggut-sunggut, ucapkan perkataan-perkataan berkat, pujian syukur dan firman dari mulut kita. Inilah yang dapat membedakan kita dari angkatan yang bengkok. Sebab kata-kata yang keluar dari mulut itu cermin keadaan hati seseorang.
Berdiri tegak artinya tidak beraib dan tidak bernoda. Bentuk nyata [cermin] kehidupan yang berdiri tegak [kayu manis] adalah memperhatikan perkataan yang keluar dari mulut kita. Pengurapan Roh Kudus inilah yang menjadikan kita seorang bintang sejati karena terang kemuliaan Allah terpancar keluar dari dalam hidup kita. Pengurapan Roh Kudus yang memampukan kita untuk berdiri tegak di antara angkatan yang bengkok.
3. TEBU
Pohon tebu biasanya ditanam di tanah yang berlumpur dan di lingkungan yang kotor. Namun mengapa pohon tebu tetap dapat mengeluarkan rasa yang manis? Pohon tebu menarik makanan dan rasa manisnya dari akar dan batang. Bukankah Tuhan Yesus berkata bahwa Dia pokok dan kita adalah carang-carang- Nya [Yohanes 15]
Pengurapan Roh Kudus memberikan rasa manis ketika kita mau tinggal di dalam Yesus dan firman-Nya tinggal di dalam kita [Yohanes 15:7]
Kehidupan yang intim dengan Tuhan, adalah salah satu bahan untuk mempertahankan pengurapan kemuliaan Allah tetap tinggal di dalam kita. Keintiman dengan Tuhan selama 24 jam sehari hidup dalam hadirat-Nya, membuat kita tetap memberikan rasa manis bagi Tuhan dan sesama kita, sekalipun kita hidup dalam lingkungan yang kotor dan berlumpur.
Jangan ada yang dapat merusak hubunganmu dengan Tuhan, tetaplah intim dengan-Nya. Dan di sanalah kekuatan pengurapan Roh Kudus yang dapat membawa kita menjadi ‘Umat Pemenang’.
4. KAYU TEJA
Kayu Teja mengandung arti “Menyembah, Sujud dengan Tersungkur” kayu teja biasanya tumbuh di tempat-tempat yang tinggi. Pengurapan Roh Kudus itu datang ketika kita belajar hidup dalam penyembahan dan merendahkan diri di hadapan Tuhan. Bukankah Musa dipenuhi dengan pengurapan yang dahsyat [kemuliaan Allah] ketika ia naik ke atas gunung?
Berada di tempat tinggi berarti kita melihat seperti halnya Tuhan melihat. Kita melihat dengan cara pandang Allah. Kita melihat di tempat kediaman Allah. Ketika kita berada di tempat yang tinggi maka kita melihat setiap kesulitan yang nampaknya besar menjadi lebih kecil bahkan sangat kecil, dan dapat diatasi karena pengurapan itu yang memberikan kekuatan dan kemenangan yang gilang gemilang!
5. MINYAK ZAITUN
Minyak zaitun bahan sebagai bahan untuk ‘menyatukan’ seluruh bahan-bahan untuk minyak urapan. Pengurapan Roh Kudus akan tinggal tetap ketika Ia memiliki sebuah tempat yang bernama “Kesatuan [unity]”
Hidup dalam kesatuan adalah kehidupan tanpa kebencian, tanpa balas dendam dan rasa bermusuhan. Kehidupan dalam kesatuan adalah kehidupan dalam belas kasihan, di sana ada pengampunan, tidak ada penghukuman.
Pengurapan Roh Kudus [kemuliaan Allah] harus dipelihara dan disediakan tempatnya, agar Ia dapat tinggal tetap. Dan itu memerlukan bahan-bahan yaitu:
- Kita menyediakan Mur Tetesan, Membayar harga pemuridan [pikul salib dan menyangkal diri]
- Kita menyediakan Kayu Manis, Berdiri Tegak dalam kebenaran, hidup dengan ucapan syukur, dan perkataan berkat, hidup dalam kekudusan.
- Kita menyediakan Tebu, tinggal di dalam hadirat-Nya terus menerus
- Kita menyediakan Kayu Teja, hidup dalam penyembahan dan kerendahan hati.
- Kita menyediakan Minyak Zaitun, hati yang penuh dengan belas kasihan sehingga dapat menciptakan ‘Kesatuan’
article by: palembang blessing
pic taken from: indonesiaindonesia.com
Diposting oleh terangdunia pk 1:33 PM - 0 komentar
Label: Artikel
01 July 2009
Malaikat Tuhan Menolongku
Kamis, 18 Juni 2009
Pukul 17:00 WIB, istriku mengalami kontraksi yang menghebohkan pada kandungan dengan keadaan pendarahan bercampur cairan sejenis lendir, lima belas menit kemudian, dokter kandungan pada sebuah klinik di perumahan (sengaja kami tidak sebutkan namanya) memutuskan istriku harus menjalani operasi caesar dikarenakan posisi bayi melintang dan ari-ari menghalangi jalan keluar untuk lahir. Bagai tersambar petir, kami berdua dihadapkan pada pilihan yang tidak mungkin kami lalui. Pukul 19:00 WIB, kami pulang ke rumah dengan pertanyaan besar di pikiran kami. Kami berdoa dan tidur dengan perasaan bingung dan khawatir (mungkin kami tidak nyenyak tidur).
Jumat, 19 Juni 2009
Pukul 08:00 WIB atas kesepakatan kami berdua,kami putuskan langsung berangkat ke RS UKI tanpa dukungan siapapun dan hanya uang secukupnya untguk kelahiran normal. Istriku masuk UGD dan diperiksa dan diputuskan saat itu juga harus dilakukan tindakan (pukul 10:30 WIB), namun apa yang terjadi? Istriku dibiarkan cukup lama di UGD dikarenakan belum ada status dari bagian administrasi alias belum bayar. Saya harus menghadap ke bagian administrasi memohon dengan sangat untuk segera dilakukan operasi tersebut dan berhasil sehingga operasi dilakukan tepat pukul 12:00 WIB dan setengah jam kemudian teriakan tangis pertama di dunia dari sang bayi pecah di ruang operasi.
Minggu, 21 Juni 2009
Hari berlalu dengan tiada hal yang mencurigakan hingga pada hari Minggu, sekembali dari gereja, sekali lagi kami dihadapkan pada sebuah kenyataan yang pahit bahwa anak kami yang tercinta menderita kelainan hati dengan kadar bilurubin total mencapai 15 (normal <10) style="font-weight: bold;">
Jumat, 26 Juni 2009
Pagi hari datang segerombolan orang yang tidak berperasaan mengancam kami di Rumah Sakit, sementara tagihan di tangan sudah mencapai 8,8 juta rupiah. Dalam hati aku menangis dan berteriak; “mana janjiMu, Tuhan!” dan “apakah Kau sama dengan kami manusia, hanya bisa janji!” Berkali-kali aku menangis. Aku pulang ke rumah dan mau mandi dengan perasaan hancur dan menyerahkan diri ke Kepolisian karena ketidakmampuan kami membayar. Dan doa kami didengar, pada waktu aku mau mandi, ada telepon masuk ke hp-ku dan berkata: “ pak Eric, saya sudah di depan kasir” bagai tak percaya aku kujawab: “tidak apa-apa, bu, bayar saja tagihan utamanya, sisanya biar aku bayar sendiri..”
Tidak kuat aku dan aku berteriak: ”PUJI TUHAN, HALELUYA!” dan akau tersungkur di depan kaki orangtua angkat kami dan menangis sejadi-jadinya. Lalu kami berdoa mengucap syukur dan pada waktu kami ucapkan: “Amin.” Sekali lagi mujizat itu nyata dan telepon kedua yang paling menyegarkan hatiku dan sangat sejuk hingga aku tidak bisa bernafas adalah: ”Hallo pak Eric, silahkan datang ke rumah sakit jemput istri dan anak bapak, semuanya sudah selesai dan lunas.” Tidak sabar aku bergegas ke rumah sakit ingin bertemu dengan “Malaikat ini” Di rumah sakit berita gempar, seorang pasien yang sudah menyerah ternyata terbayar lunas. Para dokter, perawat, paramedis dan bagian administrasi juga tidak bisa percaya, siapa orang yang bukan sudara dan keluarga mau membayar. Dan ternyata Tuhan berkehendak lain, aku tidak bisa berjumpa dengan 'malaikat' itu dan istriku pun tidak bisa menggambarkan wajah orang yang telah menolong kami. Total biaya yang mencengangkan itu Rp 10.080.000. Kami yakin dan percaya sekarang bahwa berserah pada Tuhan, Tuhan akan bekerja dan waktuNya adalaah indah pada saatnya. Kisah Para Rasul 16: 25 benar-benar terjadi, belenggu kaki kami lepas dan kami berjalan tanpa hambatan hingga pintu gerbang.
Dan satu perikop yang sangat kami hayati dan coba terapkan, walau awalnya susah dan berat adalah: Markus 7:24-30 tentang Perempuan Siro-Fenesia yang percaya. Dan ayat emasnya adalah pada ayat 28 yang berbunyi: “Tetapi perempuan itu menjawab: ”Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak.” Itulah yang menjadi kekuatan kami bahwa jika berserah kepada Tuhan, janganlah kita berharap mendapat berkat yang besar menurut pemikiran kita, tetapi rendahkan diri kita seperti anjing yang memakan remah-remah yang jatuh dari meja dan juga sama dengan pemilihan bala tentara Israel yang meminum dengan cara seperti anjing, bukan dengan tangan atau alat apapun. Kita harus merendahkan diri sendiri serendah-rendahnya dan jangan berharap mendapatkan apapun dulu, sebelum Tuhan bertindak. Karena cara dan waktu Tuhan indah pada saat kita memperolehnya, walaupun yang kita lalui terkadang menyakitkan dan memalukan diri kita.
Demikian kesaksian kami sekeluarga dan merupakan garis besarnya dan rangkuman dari apa yang kami alami selama 1 minggu di Rumah Sakit FK-UKI. Kiranya Tuhan memberkati Kita Semua. Amin.
Kami Sekeluarga
Eric Parulian Simanjuntak dan Arianik Indriastutik
1. Daniel Conrad Simanjuntak
2. Farrel Maynard Simanjuntak
3. Maxwel Kennard Simanjuntak
4. Ellyana Mariska Michelle Simanjuntak (Putri kami yang dipakai Tuhan untuk menguji kami dengan cara yang ajaib.)
pic taken from:gettyimages.com
Diposting oleh terangdunia pk 5:42 PM - 0 komentar
Label: Kesaksian
27 June 2009
Kisah Sebuah Taplak Meja
Seorang pendeta muda dan istrinya ditugaskan untuk membuka kembali sebuah gereja tua di daerah pinggiran Brooklyn. Mereka tiba di daerah tersebut pada bulan Oktober dengan penuh semangat. Ketika mereka melihat gereja tersebut, terlihatlah sebuah gereja yang sangat berantakan dan membutuhkan banyak kerja keras. Mereka membuat target bahwa semua harus selesai diperbaiki dan siap digunakan untuk ibadah malam natal.
Mereka berdua bekerja keras, memperbaiki atap, memplester dinding, mengecatnya, dan segala hal lain untuk membuat gereja tersebut dapat digunakan beribadah. Pada tanggal 18 Desember, gereja tersebut sudah hampir selesai dan akan segera siap untuk digunakan. Pada tanggal 19 Desember, hujan yang disertai angin kencang turun selama dua hari. Pada tanggal 21 Desember, pendeta tersebut segera berangkat menuju gereja. Setibanya disana, hatinya sesak dan pedih melihat hasil kerjanya yang hancur. Dia melihat kerusakan terbesarnya adalah atap yang jatuh dan mengakibatkan kerusakan pada dinding gereja.Pendeta tersebut membereskan kekacauan di lantai dan tidak tahu apa yang harus dilakukan selain menunda ibadah malam natal. Ia pun meninggalkan gereja untuk menuju rumah.
Di perjalanan pulang, dia melihat sebuah bazar untuk amal, jadi ia turun dari mobilnya untuk singgah dan melihat-lihat. Kemudian ia melihat sebuah taplak meja buatan tangan yang sangat indah dan ukurannya pas untuk menutupi kerusakan di gereja. Maka ia pun membeli taplak meja tersebut. Ia pun membeli taplak meja tersebut dan membawa mobilnya kembali ke gereja. Ketika tiba di depan gereja, ia melihat seorang wanita paruh baya yang sedang mengejar bus dan gagal! Salju mulai turun. Sang pendeta turun dari mobilnya dan mengajak wanita tersebut untuk masuk ke gereja untuk menunggu bus berikutnya yang akan datang 45 menit kemudian.
Wanita tersebut duduk, dan pendeta sibuk memasang taplak meja tersebut. Ketika selesai, wanita tersebut bertanya dimanakah pendeta menemukan taplak meja tersebut.. Wanita tersebut kemudian bertanya apakah di ujung kanan ada inisial EBG, ternyata memang ada. Wanita tersebut bercerita bahwa ia membuat taplak itu 35 tahun yang lalu di Austria. Wanita tersebut kemudian menceritakan bahwa sebelum perang, ia dan suaminya memiliki keluarga yang bahagia. Kemudian Nazi datang dan suaminya memaksanya pergi. Sang suami berencana untuk menyusulnya seminggu kemudian, namun ternyata tertangkap. Dan mereka tidak pernah bertemu kembali.
Sang pendeta hendak mengembalikan taplak meja tersebut, mengingat besarnya kenangan yang dimiliki taplak meja tersebut. Namun wanita tersebut menolaknya. Sebagai rasa terima kasih, pendeta tersebut menawarkan untuk mengantarkan wanita tersebut ke apartemennya.
Tibalah hari Natal. Ibadahnya indah, semua penuh dengan semangat Natal. Pada akhir ibadah, pendeta dan istrinya menyalami semua yang datang, dan mendengar banyak dari mereka akan datang kembali ke gereja tersebut. Kemudian sang pendeta melihat seorang pria tua yang tetap duduk dan memandangi taplak meja tersebut.
Sang pendeta mendekatinya, pria tua menanyakan di mana pendeta mendapatkan taplak tersebut. Ia menceritakan kisah yang sama dengan yang telah didengar pendeta beberapa hari sebelumnya. Pendeta kemudian berkata ia ingin mengajak pria tersebut sedikit berjalan-jalan. Ia mengemudikan mobilnya menuju apartemen yang didatanginya beberapa hari sebelumnya. Ia membantu pria tersebut menaiki tangga menuju lantai tiga dan pendeta mengetuk sebuah pintu.. Kemudia pendeta tersebut menyaksikan sebuah reuni Natal terbaik yang bahkan tidak pernah ia bayangkan.
(Kisah Nyata - by Pastor Rob Reid)
Siapa bilang TUHAN tidak bekerja dengan cara yang misterius...
Jadi, ketika jalan yang kau lalui terasa berat, ingatlah aku disini mendoakanmu dan TUHAN akan melakukan sesuatu dengan caranya yang misterius untuk hasil yang terbaik.
"Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yg lain, tanpa kita kehilangan semangat" (Abraham Lincoln)
forwarded by: eva anggie
pic taken from: thelee.org.uk
Diposting oleh terangdunia pk 7:05 PM - 0 komentar
Label: Inspirasi
23 June 2009
Jangan Tunggu! Bangun & Berjalanlah
“Percayalah, hai anakku, dosamu sudah diampuni.” (Matius 9:2b)
Ketika Yesus sedang mengajar, tiba-tiba atap rumah tempat IA mengajar terbuka. Dan dari atas tampaklah 4 orang menurunkan tilam ke hadapan Yesus. Tilam itu berisi manusia. Ia terbaring lemah tanpa daya. Orang ini lumpuh.
Yesus memandang mereka. Ia melihat iman yang luar biasa dalam diri mereka. Bagaimana tidak? Untuk menemui Yesus saat itu sangat tidak mudah. Tempat Yesus mengajar dipenuhi oleh orang-orang yang berkerumun sampai menutup jalan masuk.Bagaimana mungkin menerobos kerumunan orang sebanyak itu? Tidak ada cara lain selain melalui atap, pikir mereka.Mereka berani mengambil risiko jatuh dari atap dan dimarahi oleh yang punya tempat, hanya demi menemui Yesus. Demi kesembuhan temannya apapun mereka lakukan. Luar biasa sekali orang-orang ini.
Apa tindakan Yesus selanjutnya? Tiba-tiba Yesus berkata kepada orang yang lumpuh itu demikian, ”Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni.”
Mereka saling berpandangan. Aneh sekali Yesus ini, pikir mereka saat itu. Mereka berharap saat itu Yesus berkata, ”Hai anakKu, sembuhlah.” Kok Yesus malah berkata dosamu sudah diampuni. Kata-kata Yesus itu membingungkan. Seperti Jaka Sembung naik ojek alias nggak nyambung jek.Asli tulalit jreng, begitu gumam mereka seandainya mereka hidup di jaman ini.
Mengapa jawaban Yesus berbeda dengan harapan mereka? Yesus kan lihat sendiri bahwa orang itu membutuhkan kesembuhan bukan pengampunan. Kok jadi gini?Mungkin begitu yang berkecamuk di dalam hati mereka. Mungkin begitu juga sikap kita ketika kita menerima jawaban doa yang berbeda dengan yang kita harapkan. Bingung, bertanya-tanya dan mungkin bersungut-sungut.
Sebenarnya Yesus bisa saja berkata, ”Sembuhlah!” namun Yesus tahu kebutuhan terbesar orang yang lumpuh ini adalah pengampunan dosa. Yesus tahu persis bahwa penyebab kelumpuhan orang ini adalah dosa.
Daud mengakui bahwa dosalah yang membuat ia sakit-sakitan : tidak ada yang sehat pada dagingnya, tidak ada yang selamat pada tulang-tulangnya dan membuat tulangnya menjadi gemetar. Kepalanya seperti mau pecah karena ditindih oleh beban yang demikian berat dan merana.
”Tidak ada yang sehat pada dagingku oleh karena amarahMu, tidak ada yang selamat pada tulang-tulangku oleh karena dosaku; sebab oleh kesalahanku telah menimpa kepalaku; semuanya seperti beban berat yang menjadi terlalu berat bagiku.” (Mazmur 38:4).
”Ya TUHAN, janganlah menghukum aku dalam murkaMu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarahMu. Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah aku, TUHAN. Sebab tulang-tulangku gemetar.” (Mazmur 6:2,3).
Kembali ke soal jawaban Yesus yang berbeda itu. Apa respon orang itu mendengar jawaban Yesus? Tidak bergerak. Begitupun dengan teman-teman yang mengantarnya. Tidak ada yang bergerak. Mungkin mereka saling berpandangan atau sedang memandangi Yesus, menanti 'aksi' Yesus selanjutnya. Tidak ada yang memuliakan Allah saat itu. Namun ketika Yesus berkata, "Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" maka orang yang lumpuh itupun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat." (Markus 2:11,12).
Orang itu tidak takjub ketika Yesus mengampuni dosa orang yang lumpuh itu. Mengapa? Karena buat mereka pengampunan dosa itu bukan hal yang spektakuler. Hanya ahli Taurat yang menganggap Yesus melakukan dosa yang spektakuler yaitu menghujat Allah dengan mengatakan demikian.
Markus 2:6,7
Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat, mereka berpikir dalam hatinya:"Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
Kita baru takjub dan memuliakan Allah ketika kita mendapatkan jawaban yang spektakuler atau extra ordinary dalam hidup kita. Kita baru memuliakan Allah ketika kita mendapatkan jawaban doa yang sesuai dengan harapan kita. Tetapi ketika doa itu terjawab lain, kita cenderung bungkam. Mulut kita terasa berat untuk memuji Allah.Tetapi sesungguhnya di balik jawaban yang sepertinya tidak mengenakkan di hati kita itu, tersimpan rencanaNya yang demikian indah.
Kita tidak benar-benar tahu apakah yang kita minta itu benar-benar baik atau tidak, berguna atau tidak, membangun atau tidak. Kita bahkan tidak benar-benar tahu apakah itu yang benar-benar kita butuhkan atau tidak.
Mari kita belajar bersyukur kepada Tuhan atas apapun jawaban yang Tuhan berikan atas doa-doa kita. Yakini saja itulah yang paling terbaik untuk kita. Waktu yang akan membuktikannya. Jangan tunggu Tuhan berkata bangun dan berjalanlah baru kita menjadi takjub karenanya.
Article by: Triana Eva Christine
Pic taken from: christiananswers.net
Diposting oleh terangdunia pk 9:12 AM - 0 komentar
Label: Renungan
21 June 2009
Tips Mencegah Komputer Terserang Virus
Bagi anda yang memiliki komputer, entah itu PC ataupun Laptop tentu ingin terhindar dari Virus baik untuk sistem maupun data-data yang tersimpan. Kehilangan komputer masih bisa beli, kalau kehilangan data ? Tentu anda tidak mau mengalaminya bukan.Berikut beberapa tips agar terhindar dari Virus:
Berikut beberapa tips agar terhindar dari Virus:
1. Gunakan antivirus yang sudah teruji kualitasnya, beberapa majalah komputer biasanya sering mengadakan uji coba.
Beberapa Antivirus yang disarankan :
A. Antivirus berbayar: Kasperky, Norman, NOD32, Symantec, Mcafee, Norton, AVG dll
B. Antivirus free: AVG free, PCmedia dll
> Baca perbedaan Antivirus berbayar dan Antivirus Free.
2. Lakukan Update secara teratur. Antivirus secanggih apapun tanpa update yang teratur tidak akan maksimal didalam menangkal Virus. Update adalah penambahan database/pengenalan terhadap virus-virus yang baru. Kalau tidak diupdate sementara ada virus baru yang muncul maka antivirus anda tidak akan mengenalinya.
3. Jangan Login sebagai Administrator kecuali pada saat memang membutuhkan hak sebagai Administrator.
Hak akses user bisa di setting di Start - Settings - Control Panel - User Accounts.
Jika Login sebagai Administrator maka akan memudahkan virus yang masuk untuk menginfeksi sistem anda. (Administrator memiliki akses untuk melakukan perubahan apapun terhadap sistem anda, dan ini bisa dimanfaatkan oleh virus)
4. Jika ingin menggunakan media USB Flash Disk dari luar,Scan terlebih dahulu, karena kita tidak tau mungkin ada virus di dalamnya terlebih USB yang biasa dipakai dari warnet, pindah-pindah komputer.
5. Jangan membuka USB dengan klik 2x seperti biasa kita lakukan kecuali kita benar-benar yakin tidak ada virus di dalam USB tersebut.
Langkah paling aman adalah dengan Klik kanan dan pilih Ekplore/Open. Virus seringkali menggunakan klik 2x sebagai triger untuk mengeksekusi dirinya ke dalam sistem.
7. Jika sedang browsing jangan sembarangan mengklik pesan yang seringkali muncul ketika kita membuka halaman-halaman web, jika tidak yakin lebih baik ditutup/close. Virus seringkali masuk melalui celah sekecil apapun. Dengan kita mengklik pesan yang muncul bisa diartikan kita mengijinkan virus yang bersembunyi masuk ke sistem kita.
8. Bagi anda pengguna Laptop yang memiliki fasilitas Bluetooth hati-hati dengan Bluetooth anda, hindari dalam posisi ON, karena banyak virus yang juga menyebar lewat fasilitas ini/Bluetooth.
9. Jangan sembarangan membuka email dengan attachmen yang tidak kita kenal. Biasanya hal-hal yang menarik seperti foto, video ataupun yang lainnya. Lebih baik langsung delete. Biasanya itu hanyalan pesan yang tersembunyi sebenarnya bukan file foto/video tetapi virus yang menyamar.
10. Bagi anda yang suka chatting dengan menggunakan Yahoo Mesangger akhir-akhir ini juga banyak virus yang menyebar lewat YM. Abaikan pesan-pesan yang tidak anda kenal, mungkin dari teman yang anda kenal tetapi pesan yang disampaikan sebenarnya pesan virus. Biasa berupa link ke situs-situs yang menarik seperti foto, video bahkan hal-hal yang berbau porno.
11. Kenali dengan baik tingkah laku sistem anda, kalau sudah mulai lambat, mulai bertingkah aneh, document berubah, folder berubah, mouse bergerak sendiri saya pastikan kemungkinan besar komputer anda sudah terjangkit Virus, segera bersihkan atau hubungi IT Konsultan anda. Jangan biarkan, bisa-bisa tidak hanya sistem anda yang rusak tetapi data penting anda akan lenyap.
Article taken from: www.it308.com
Pic taken from: popsci.com
Diposting oleh terangdunia pk 10:57 PM - 0 komentar
Label: Tips
Berjaga-jaga dan Berdoa Selalu
Firman Tuhan katakan kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga dalam menjalani hidup ini, karena iblis tdk akan berhenti mencari mangsanya, iblis akan selalu siap menelan siapapun yang dapat ditelannya, karena iblis ingin menjatuhkan hidup kita.
Takkala Yesus dicobai iblis dipadang gurun iblis berjanji akan kembali lagi, karena itu Yesus katakan: "berjaga-jagalah dan berdoalah senantiasa, agar kita tdk jatuh di dalam pencobaan daging lemah roh penurut "
Apa tujuan Allah, agar kita harus berjaga-jaga & berdoa?
1. Supaya hati kita tidak sarat dgn hal-hal duniawi (Luk. 21:34a)
Contoh ketika bangsa Israel keluar dari tanah mesir dan berada di padang gurun, mereka tidak menjaga hati dan kekudusan mereka, akibatnya mereka melakukan kejahatan dimata Tuhan seperti: penyembahan berhala, percabulan, mencobai Tuhan & persungutan, mereka lebih suka kembali ketanah mesir yang penuh dgn kejahatan itu , akhirnya Tuhan menghukum mereka .
Ini menjadi contoh bagi kita yg hidup sekarang ini, karena apabila hidup kita hanya dipenuhi oleh keinginan-keinginan duniawi (keinginan mata, keinginan daging,keangkuhan hidup), tetapi tidak dipenuhi oleh Roh Kudus yang adalah kekuatan kita, maka kita akan mudah jatuh di dalam jerat iblis .
Sebab itu Tuhan berkata agar kita selalu berjaga-jaga & berdoa dengan tidak jemu-jemu ,, kita harus selalu siap sedia dan mawas diri terhadap serangan iblis, dengan cara lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yesus melalui DOA, Baca Firman Tuhan & bersekutu kepadaNya setiap saat & hidup takut akan Tuhan >>>>> Firman Tuhan katakan: "mendekatlah kepada Allah, maka iblis akan lari dari padamu "
2. Supaya hari Tuhan jangan tiba-tiba jatuh seperti suatu jerat (Luk. 12:34 b)
Kalau kita lihat situasi dunia sekarang ini, waktu pengangkatan Gereja Tuhan sudah sangat dekat, tanda-tanda kedatanganNya untuk menjemput Gereja-Nya yang berjalan dengan Kuasa Roh Kudus sudah di ambang pintu.
Sebab itu Yesus berkata: Berjaga-jagalah dan sadarlah, sebab hari Tuhan datang tanpa kita ketahui, ia akan datang secara tiba-tiba seperti suatu jerat, nah kalau kita tidak sungguhsungguh berjaga-jaga, dan hanya bermasa bodoh, cuek, maka kita akan tertinggal dan akhirnya antikristus akan mengambil alih hidup kita,.
Sebab itu selagi pintu anugerahNya masih terbuka, marilah kita merubah sikap hidup kita sesuai FirmanNya, jangan malas mencari Tuhan, jangan lalai, jangan lengah dan terbuai dgn keinginan-keinginan dunia ini, hendaklah kita selalu waspada supaya kita bisa luput pada hari Tuhan yang sudah semakin dekat ini, sehingga kita akan terangkat saat Yesus menjemput GerejaNya.
Ingat kecenderungan manusia adalah tidak mau perduli, masa bodoh, merasa sudah nyaman dan terbuai dgn kesenangan-kesenangan dunia.
3. Supaya kita mendapat kekuatan (Luk. 12:36)
Kekuatan orang kristen terletak di dalam doa & Firman Tuhan sebab itu hendaklah kita selalu berjaga-jaga dan mempunyai hubungan yang intim dgn Tuhan Yesus supaya kita bisa luput dari hari kesusahan besar yang akan menimpa seluruh dunia ini.
Ingat iblis suka penipu hidup kita dengan menawarkan keingian-keinginan dunia sehingga membuat rohani kita menjadi lemah bahkan mati.
Sebab itu pergunakan waktu yg sisa ini untuk lebih sungguh-sungguh mendekatkan diri kepada Tuhan, agar Roh Kudus menguasai hidup kita dan kita memperoleh kekuatan untuk mampu melawan segala tipu daya iblis, gunakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah yaitu: kebenaran, keadilan, memberitakan Injil, Iman, pedang Roh yaitu Firman Tuhan, & DOA.
Marilah jaga hidup kita dari keinginan-keinginan dunia, sebab dunia ini sedang menuju kepada kehancuran, karena di dalam dunia tidak ada yang abadi semuanya bersifat sementara.
Bagaimana cara kita berjaga-jaga dan berdoa? caranya yaitu: (1) Bangunlah hubungan yang intim dgn Tuhan Yesus secara terus menerus,(2) mempunyai komitment untuk tekun di dalam Doa, (3) Rajin membaca Firmannya & merenungkan Firman Tuhan siang dan malam (4) Bersekutu selalu dengan Yesus (5) hidup takut akan Tuhan (6) menjaga hati dan mengundang Yesus masuk di dalam hati kita.
Article by: Jance Kiroh
Pic taken from: bmdf.org
Diposting oleh terangdunia pk 10:47 PM - 0 komentar
Label: Doa
05 June 2009
Pdp. Yusuf H: Mengikut Yesus Tidak Akan Sia-sia
Pdp. Yusuf Harapandoloksaribu, SH, Anggota BPH GBI yang sekarang melayani Tuhan di GBI wilayah Jakarta Pusat ini mengaku bahwa memang mengikut Yesus itu tidak akan sia-sia. Mengikut Tuhan itu sangat luar biasa sebab ia mengalami pengalaman yang indah tatkala Tuhan menangkapnya dari kehidupan yang sia-sia.
Dulu ia bukan orang yang mengenal Yesus dengan benar. Ia hanya ikut saja ke gereja tetapi tidak tahu siapa itu Yesus. Semakin ia mengikuti jalan hidupnya, semakin hancurlah ia, sampai ia hampir masuk agama seberang. Waktu itu ia selingkuh dengan seorang manager dari salah satu perusahaan. Wanita inilah yang menyebabkannya pisah ranjang dengan sang istri selama kurang lebih 2 tahun, dan wanita ini pula yang mencoba mengajaknya pindah agama.
Selama masa dua tahun itu sang istri, Cornaria Panggabean, bertobat duluan. Ia lari ke Tuhan, dan sering mendoakan suaminya sambil tumpang tangan setiap suaminya pulang, walau sang suami pulang dalam keadaan mabuk. Akhirnya, suatu saat ketika ia sedang mengikuti KKR Pdt. Ade Manuhutu, Ibu Cornaria berdoa supaya Tuhan mengirimkan suaminya datang ke gereja untuk mendengar khotbah. Ternyata doanya dikabulkan. Bapak Yusuf yang ketika itu menjemput sang istri di gereja atas desakan anak mereka yang masih berumur 3 tahun pun, akhirnya ditangkap Tuhan ketika mendengar khotbah yang kebetulan sedang menyinggung mengenai perselingkuhan. Akhirnya ia bertobat dan kembali ke istrinya. Untung saja Tuhan campur tangan dan menggagalkan perceraian yang sudah di ambang pintu itu, sehingga kasus yang tadinya akan diselesaikan di meja hijau ini, tidak berlangsung karena belum dibayar.
Sekarang ia sekeluarga telah melayani Tuhan, bahkan beberapa saudara beliau juga sudah mengikut Tuhan. Tidak ada yang mustahil dengan doa, karena Allah yang kita sembah hanyalah sejauh doa. Iman dan doa-doa Ibu Cornaria itu menggetarkan pintu surga dan menggerakkan jamahan ilahi atas hidup suaminya. Karenanya, tidak ada yang sia-sia jika kita mengikut Tuhan. (Grace)
Diposting oleh terangdunia pk 10:45 AM - 0 komentar
Label: Figur
Tips Seputar Kesehatan Lingkungan
1. Menjaga udara tetap bersih
Menjaga kesehatan udara di sekitar rumah kita itu penting, sebab sebagian hidup kita dihabiskan di lingkungan rumah. karena itu mungkin Anda bisa mempertimbangkan beberapa saran, seperti:
- Menggunakan filter udara. Agar filter udara bisa membersihkan udara secara efisien dan optimal, pastikan untuk dibersihkan setidaknya dua kali setahun.
- Sediakan ruangan kotor. Sediakanlah area khusus di dalam rumah untuk melepas sepatu, atau kegiatan-kegiatan kotor lain. Hal ini untuk mencegah menyebarnya kotoran ke berbagai penjuru rumah.
- Hindari asap rokok. Jangan biarkan orang lain untuk merokok di dalam rumah Anda. Bila Anda hidup dengan seorang perokok, pastikan mereka merokok di luar rumah. Bahkan kalau perlu minta mereka untuk tidak masuk dulu usai merokok, selama lima menit. Sebab, saat seorang perokok memasuki rumah, mereka akan terus menghembuskan sisa-sisa rokok selama beberapa saat.
2. Pilih produk-produk perawatan tubuh secara cermat
Produk yang digunakan tubuh sangat penting bagi tubuh. Unsur-unsur kimia, yang terkandung dalam produk perawatan bisa mempengaruhi hormon dan tubuh. Gunakan produk-produk yang memiliki kandungan alami yang tinggi dan hindari banyak kandungan bahan kimia, pewangi, atau bahan pengawet. Berikut ini adalah beberapa unsur kimia yang patut dihindari:
- Parabens (butyl, methyl, dan propylparaben)
- Triethanolamine
- Sodium Lauryl. Laureth Sulfate (SLS)
- Disodium Laureth Sulfoscuuinate (DLS)
- Phenoxyethanol
3. Pilih produk rumahan secara bijak
Produk-produk yang Anda gunakan di rumah seperti pembersih, pestisida, dan deterjen, bisa menimbulkan emisi racun di udara, baju, serta kain-kain rumah tangga. Karena itu pilihlah produk-produk yang ramah lingkungan.
4. Makanlah makanan organik
Kendati biasanya lebih mahal daripada makanan biasa, makanan organik memberikan hal lain yang sepadan dengan uang yang dikeluarkan. Daging atau susu organik misalnya, biasanya bebas dari obat antibiotik, obat-obat serta hormon tambahan lain. Sementara produk-produk organik lain juga bebas dari pestisida serta bahan kimia yang dapat berakibat kepada kesehatan.
5. Renovasi rumah secara sehat
Usahakan untuk membeli material yang tahan lama, ramah lingkungan serta tidak mengandung racun jika Anda mau merenovasi rumah Anda. Misalnya dengan menggunakan cat yang mengandung volatile organic compound (VOC) rendah atau bila perlu sama sekali tidak mengandung VOC. Sebab, biasanya cat yang mengandung VOC akan melepaskan gas berbahaya ke udara. *
Diposting oleh terangdunia pk 10:23 AM - 0 komentar
Label: Health
Tetangga, Babi, Ayah, Tertelan Sabun
Si A : "Tetangga yang baru pindah itu sungguh jahat, kemarin tengah malam dia datang ke rumah saya dan terus menerus menekan bel di rumah saya."
Si B : "Memang sungguh jahat! Apakah Anda segera melapor polisi?"
Si A : "Tidak. Saya menganggap mereka orang gila, yang terus menerus meniup terompet kecil saya."
-----------------------------------
Zhang San sedang mengemudikan mobil berjalan di jalan pegunungan, ketika dengan santai menikmati pemandangan yang indah, mendadak dari arah depan datang sebuah truk barang.
Si sopir truk membuka jendela dan berteriak dengan keras, "Babi!"
Mendengar suara ini Zhang San menjadi emosi, dia juga membuka jendela memaki, "Kamu sendiri yang babi!"
Baru saja selesai memaki, dia telah bertabrakan dengan gerombolan babi yang sedang menyeberangi jalan.
-----------------------------------
Seorang bocah kecil bertanya kepada ayahnya, "Apakah menjadi seorang ayah akan selalu mengetahui lebih banyak dari pada anaknya?"
Ayahnya menjawab, "Sudah tentu!"
"Siapa yang menemukan listrik?"
"Edison."
"Kalau begitu mengapa bukan ayah Edison yang menemukan listrik?"
-----------------------------------
Ketika mandi Toto kurang hati-hati telah menelan sebongkah kecil sabun, ibunya dengan gugup menelpon dokter rumah tangga minta pertolongan.
Dokter berkata, "Sekarang ini saya masih ada beberapa pasien, mungkin setengah jam kemudian saya baru bisa datang ke sana."
Ibu Toto bertanya, "Sebelum Anda datang, apa yang harus saya lakukan?"
Dokter itu menjawab, "Berikan Toto secangkir air putih untuk diminum, kemudian melompat-lompat sekuat tenaga, maka Anda bisa menyuruh Toto meniupkan gelembung busa dari mulut untuk menghabiskan waktu."
Diposting oleh terangdunia pk 10:19 AM - 0 komentar
Label: Humor












