Rambut menipis yang berangsur-angsur menimbulkan kebotakan merupakan salah satu hal yang paling ditakuti pria seiring bertambahnya usia.
Sindroma ini terjadi pada 95% pria yang mengalami kebotakan pada usia 20 - 50 tahun.
Menurut Pat F. Bass II, MD, MPH, pakar kesehatan dari Louisiana State University, AS, pria dapat mulai mengalami kebotakan paling cepat sejak usia 18 tahun dan paling lambat ketika mereka berusia 50-an atau 60-an.
"Sebanyak 12 persen pria menjadi botak di usia 25 tahun. Angka ini melompat menjadi 37 persen untuk usia 35 tahun, dan 45 persen untuk usia di atas 45 tahun," ujar Bass. Demikian tulis Vivanews.
"Penyebab gagalnya pertumbuhan rambut baru belum sepenuhnya dimengerti, tetapi hal ini berhubungan dengan faktor keturunan dan hormon androgen, terutama dihidrotestosteron yang berasal dari testosteron," kata Bass menambahkan.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk tidak perlu kuatir, bukan hanya pada kerontokan rambut kita, namun lebih dari itu, akan hidup kita.
Kita diingatkan bahwa Allah sangat menghargai hidup kita, lebih dari penghargaan siapapun, bahkan diri kita sekali pun terhadap hidup kita sendiri.
Renungan:
JANGAN KUATIR, ALLAH MENGHARGAI HIDUP KITA
Doa:
Tuhan kami bersyukur karena Engkau sangat menghargai dan mengasihi kami. Kami bangga memiliki Allah seperti Engkau
Ayat Alkitab: Lukas 12:6-7
12:6
Bukankah burung pipit dijual lima ekor dua duit? Sungguhpun demikian tidak seekorpun dari padanya yang dilupakan Allah,
12:7
bahkan rambut kepalamupun terhitung semuanya. Karena itu jangan takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.
article by:Christovita Wiloto
photo: http://www.empireonline.com/images/image_index/150x180/3947.jpg
03 December 2009
Pria Lebih Cepat Alami Kebotakan
Diposting oleh terangdunia pk 10:46 PM - 0 komentar
Pria Meraup Untung Besar Setelah Menikah
London, Jika bahagia bisa dikonversi dalam bentuk uang, maka kebahagiaan yang didapat pria setelah menikah jauh lebih besar ketimbang wanita.
Setelah menikah, kebahagiaan pria bisa mencapai 18.000 poundsterling atau Rp 284 juta (kurs 15.800/GBU)
London, Jika bahagia bisa dikonversi dalam bentuk uang, maka kebahagiaan yang didapat pria setelah menikah jauh lebih besar ketimbang wanita.
Setelah menikah, kebahagiaan pria bisa mencapai 18.000 poundsterling atau Rp 284 juta (kurs 15.800/GBU) sedangkan wanita hanya sekitar 9.000 poundsterling atau Rp 142 juta. Efek stres setelah berumah tangga ternyata jauh lebih banyak menimpa wanita.
Peneliti mencoba mengkalkulasi harga kebahagiaan dengan mengestimasi berapa jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk melakukan aktivitas atau sesuatu yang membawa perasaan bahagia.
Paul Frijters, salah seorang profesor dari Australia menghabiskan waktu 8 tahun untuk mengetahui efek pernikahann terhadap perasaan bahagia dan kualitas hidup 10.000 orang di Inggris. Studi dilakukan secara acak, begitu juga dengan para partisipan.
"Kami tidak membuat kriteria untuk partisipan. Kami tidak menyarankan untuk bercerai, semuanya terjadi tanpa ada rekayasa. Dengan begitu kami bisa melakukan perbandingan dengan lebih akurat antara bahagia sebelum dan setelah menikah," ujar Frijters seperti dikutip dari Telegraph, Rabu (18/11/2009) .
Partisipan diminta untuk mengisi kuesioner tentang tingkat kepuasan dan kebahagiaan mereka setelah menikah. Skala yang digunakan untuk mengukur tingkat kebahagiaan adalah 1-10. Hasilnya, rata-rata partisipan memberi skala 8 setelah menikah.
Hal ini yang akhirnya mendorong Prof Frijters dari the Queensland University of Technology untuk melakukan analisis ekonomi mengukur harga sebuah kebahagiaan pada beberapa momentum seperti pernikahan, perceraian dan ketika memiliki penyakit.
Frijters menemukan bahwa rata-rata orang setelah menikah merasa paling bahagia saat memiliki anak. Namun beberapa bulan dan tahun setelah menikah, tingkat kebahagiaan itu terus menerus berkurang.
Selain itu, Frijters juga menyebutkan bahwa ditinggal mati oleh pasangan akan lebih merugikan pria daripada wanita. Menurut kalkulasi, pria akan mengalami kerugian atau kehilangan perasaan bahagia hingga 350.000 poundsterling sedangkan wanita hanya 73.000 poundsterling.
"Tapi ini bukan berarti harga dari sebuah kehidupan yang hilang. Ini hanya efek dari hilangnya bahagia ketika pasangan hidup kita meninggal dunia," ujar Frijters.
Peneliti menduga, wanita menjalani hidup yang lebih stres ketika berumah tangga. Sementara itu, setelah menikah pria justru akan lebih bahagia karena beberapa faktor, salah satunya yaitu terpenuhinya kebutuhan biologisnya yang bisa meningkatkan perasaan bahagia.
"Perasaan bahagia wanita biasanya meningkat setelah punya rumah baru atau barang baru. Ini menunjukkan bahwa uang punya efek yang besar untuk sebuah kebahagiaan, " tutur Frijters.
article: rizQ
photo: http://unreasonablefaith.files.wordpress.com
Diposting oleh terangdunia pk 9:04 PM - 0 komentar
Label: Artikel
01 December 2009
Setiap Hari Ada 7.400 Kasus Baru HIV
Menko Kesra Agung Laksono menyatakan epidemi HIV telah berkembang sangat pesat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kasus ini telah mengakibatkan kematian 25 juta orang dan saat ini lebih dari 33 juta orang hidup dengan HIV. Demikian tulis Kompas.
”Setiap hari secara estimasi di dunia terdapat 7.400 kasus baru HIV atau lima orang permenit dan 96% di antaranya merupakan populasi di negara berkembang,” kata Menko Kesra yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Nasional.
Panitia Pekan Kondom Nasional (PKN) Todd Callahan mengatakan, untuk mencegah infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV salah satunya adalah dengan menggunakan kondom. ”Penggunaan kondom termasuk cara termudah dan termurah dalam mencegah IMS termasuk HIV,” kata Todd Callahan.
PKN ini akan terus diadakan tiap tahunnya terhitung sejak tahun 2007. Tujuannya adalah untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai manfaat penggunaan kondom bagi kesehatan pribadi maupun pasangan untuk mencegah infeksi menular seksual (IMS) termasuk HIV.
Sulit mencari berita baik akhir-akhir ini, headline koran-koran dipenuhi dengan berbagai berita buruk yang serasa tiada habisnya.
Namun berita-berita buruk tersebut memang layak kita baca, perhatikan, renungkan dan segera kita lakukan langkah aksinya dalam hidup kita.
Seperti berita tentang tentang perkembangan penyakit HIV ini, tanpa kita sadari penyakit ini sudah berada di sekeliling kita, dan setiap saat siap menerkam kita, keluarga kita atau sanak saudara kita. Menunggu kapan kita lengah dan lemah.
Bukan kondom yang akan menyelamatkan kita, namun "hidup kudus" lah yang akan menyelamatkan kita dari bahaya HIV AIDS. Hidup kudus adalah hidup sesuai perkenan Allah.
Roma 12: 1-2 menasehatkan agar kita mempersembahkan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: karena itu adalah ibadah kita yang sejati.
Janganlah kita menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budi kita, sehingga kita dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Renungan:
MINTALAH PERTOLONGAN TUHAN UNTUK PERJUANGAN KITA MENJAGA KEKUDUSAN KITA
Doa:
Tuhan Yesus tolonglah kami untuk senantiasa sadar untuk berjuang menjaga kekudusan kami, tolonglah kami untuk senantiasa hidup kudus
Ayat Alkitab: Roma 12:1-2
12:1
Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
12:2
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
article by:Christovita Wiloto
photo: http://www.healthday.com/
Diposting oleh terangdunia pk 3:32 PM - 0 komentar
Label: Renungan
28 November 2009
RAHASIA KEBAHAGIAAN
Pertanyaan Penting
• Di manakah letak kebahagiaan itu dan Bagaimana cara memperolehnya?
Siapa pun dia, dan apa pun pekerjaannya, manusia bekerja dan berusaha untuk mencari kebahagiaan.
• Seseorang boleh jadi bersekolah tinggi-tinggi, atau bekerja banting tulang, semuanya itu dimaksudkan adalah untuk mencapai kebahagiaan.
• Apa kebahagiaan itu?
Webster Dictionary memberikan arti kebahagiaan itu sebagai senang, gembira, nikmat.
Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikannya sebagai “keadaan atau perasaan senang, tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan) , beruntung.”
Saudara-saudaraku…
• Banyak orang menduga bahwa kebahagiaan itu dapat dibeli dengan uang.
• “Tolong berikan saya kebahagiaan seumur hidup! Berapa harganya?”
• “Maaf Tuan, kami tidak menjual kebahagiaan!”
• Manusia mencari, mencari dan mencari kebahagiaan, tetapi tidak kunjung dapat.
• Kota-kota besar penuh dengan hiburan dan kepelesiran, tetapi orang-orang tetap tidak bahagia...
• Manusia terus mengisi otaknya dengan ilmu yang menakjubkan. Tetapi yang ada bukan kebahagiaan, justru membuat manusia merasa hampa dan kesepian.
Tahukah saudara bahwa di Amerika Serikat, dalam setiap 4 menit ada 1 orang yang bunuh diri. Mengapa demikian? Karena walaupun otak seseorang penuh ilmu, tetapi karena hati kosong hidup terasa sangat membosankan.
• Bosan di rumah, bosan di tempat kerja, bahkan bosan hidup!
• Mengapa? Karena walaupun kebutuhan tubuh dapat dipenuhi, tetapi kebutuhan jiwa dan rohnya tidak terpenuhi.
• Akibatnya banyak orang yang pergi minta nasihat kepada orang pintar. Ke tukang-tukang tenung, peramal, astronomer, kepada ahli nujum.
• Di AS masyarakat telah menghabiskan 200 juta dolar 1 tahun untuk membayar peramal. Ternyata mereka juga tidak bahagia!
Saudaraku,
• Di kisahkan tentang seorang raja:
• Dia terkaya dan terbesar kuasanya,
• Dia terhebat inteleknya serta kebijaksanaannya
• Dia memiliki banyak istri dan gundik
• Dia paling termasyhur di dunia yang pernah dicatat di dalam Alkitab.
• Tidak ada lagi raja yang akan hidup seperti dia.
• Nama raja itu adalah raja Salomo atau Sulaiman.
• Dia mencatat di dalam bukunya yang bernama buku Pengkhotbah tentang petualangannya.
• Dalam buku itu, diceritakannya tentang petualangannya memburu kebahagiaan.
• Marilah kita mempelajarinya satu per satu:
Kebahagiaan tidak terletak pada kekayaan atau harta
• Salomo menyangka bahwa dia akan menemukan kebahagiaan pada kekayaan.
• Salomo mengumpulkan banyak harta.
• Dia mempunyai kebun-kebun anggur, kolam, budak laki-laki dan perempuan, banyak sapi, kambing-domba, perak dan emas, kayu aras, gedung, kuda dan kereta kuda.
• Pendek kata Salomo yang terkenal itu mengumpulkan baginya harta yang sangat banyak sekali, rumah, budak, ternak sapi dan domba, serta para biduan (Pkh 2:4, 7, 8; 1 Raja 10:21, 23, 27).
• Tetapi apakah kata Salomo tentang harta dan kekayaan?
• Dia berkata, “Siapa mempercayakan diri kepada kekayaannya, akan (pasti) jatuh,” Amsal 11:28.
• “Nama baik lebih berharga daripada kekayaan besar, dikasihi orang lebih baik daripada perak dan emas,” Amsal 21:1.
• Selanjutnya dia berkata, “Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan penghasilannya. . . Ini pun sia-sia,” Pkh 5:9.
• Yesus mempertegas dalam Lukas 12:15, “Walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung daripada harta kekayaannya itu.”
• Seperti kesaksian Salomo kita tahu bahwa kebahagiaan sejati dan abadi tidak terletak pada kekayaan dan harta.
• Walau uang perlu, namun kebahagiaan tidak dapat dibeli dengan uang.
Kebahagiaan tidak terletak pada takhta atau kekuasaan
• Salomo gagal menikmati kebahagiaan bukan saja melalui kekayaan tetapi juga melalui takhta dan kuasa.
• Dia tidak menemukan kebahagiaan walau memerintah sebagai raja yang berkuasa di seluruh wilayah Israel (Pkh 1:12).
• Sebagai raja, takhtanya besar, terbuat dari gading, dan bersalutkan emas tua, dan terdiri dari enam tingkat (1 Raja 20:28-20). Luar biasa bukan?
• Tetapi apakah dia bahagia karena takhta kekuasaannya itu? Sekalipun dia tidak menuliskan secara harfiah, yang jelas ini pun adalah sia-sia (Pkh 1:2).
• Sejarah dunia mencatat munculnya orang-orang di berbagai zaman yang mempunyai ambisi besar untuk memiliki kekuasaan absolut, tetapi mereka tidak bahagia.
• Hitler, Mussolini, dan bangsa Jepang pada Perang Dunia II, tidak bahagia sekalipun mereka berkuasa waktu itu.
Kebahagiaan tidak terletak pada kepintaran atau intelektual
• Salomo juga tidak mendapatkan kebahagiaan dari kepintaran atau intelek yang cerdas.
• Dia adalah raja yang bijaksana, peneliti sains yang genius, dan brilian (cemerlang), ahli tumbuh-tumbuhan (botani), ahli ilmu hewan (zoolog), segala ilmu pengetahuan lain pada zamannya (1 Raja 4:33, 34).
• Dia sendiri telah berkata dalam hatinya, “Lihatlah, aku telah memperbesar dan menambah hikmat lebih daripada semua orang yang memerintah atas Yerusalem sebelum aku, dan hatiku telah memperoleh banyak hikmat dan pengetahuan. ..
• Tetapi aku menyadari bahwa hal ini pun adalah usaha menjaring angin karena di dalam banyak hikmat ada banyak susah hati, dan siapa memperbanyak pengetahuan, memperbanyak kesedihan” Pkh 1:16-18.
• Sekalipun Salomo merupakan penggemar dan pengumpul buku yang terkemuka di dunia, sehingga dia menghimpun banyak buku yang berisi ilmu dan sastra di perpustakaannya, tetapi dia berkata, “Membuat banyak buku tak akan ada akhirnya, dan banyak belajar melelahkan badan.” Pkh 12:12.
• Malah, dia berkata selanjutnya bahwa nasib yang menimpa orang bodoh juga akan menimpa dia, dan untuk apa dia dulu begitu berhikmat?
• Lalu dia berkata dalam hati, bahwa ini pun sia-sia...Dan ah, orang yang berhikmat seperti dia juga akan mati sama seperti orang bodoh (Pkh 2: 15,16).
Pada sebuah majalah Intisari pernah diceritakan di luar negeri (AS) seorang yang sangat pintar berumur 16 tahun. Dia lebih pintar dari guru besar atau profesornya. Tetapi apakah yang terjadi di dalam hidupnya?
• Dia kedapatan mati di dalam tong sampah dengan cara bunuh diri. Dia menembak dirinya dengan pistol.
• Di kantong bajunya terdapat secarik kertas yang bertuliskan kata-kata sebagai berikut, “Saya tidak mendapati kebahagiaan di dalam hidup ini. Orang menganggap saya hebat karena kepintaran saya, tetapi saya sendiri tidak merasa bahagia walau saya pintar.”
• Seperti raja Salomo, orang ini berputus asa karena tidak menemukan kebahagiaan pada kepintaran. Pkh 2:20a.
• Jadi, sekalipun kita tidak pintar di sekolah, kita tidak perlu kecewa, karena kepintaran tidak menjamin seseorang itu berbahagia.
Pemuasan hawa nafsu tidak juga menjamin kebahagiaan
• Salomo memburu kebahagiaan lewat pemuasan selera. Segala keinginan badaniahnya dipuaskannya.
• Beristri banyak, makan minum yang enak dan mewah serta bersenang-senang.
• “Aku mencari bagiku biduan-biduan laki-laki dan perempuan, dan yang menyenangkan anak-anak manusia yakni banyak gundik.” Pkh 2:8.
• Di dalam Kitab 1 Raja 11:3 dikatakan, “Ia mempunyai tujuh ratus istri dari kaum bangsawan dan tiga ratus gundik.”
• Salomo selalu dihibur oleh wanita-wanita cantik dan minuman keras (Pkh 2:3) makan yang lezat-lezat, lawak (Pkh 2:2), tari-tarian dan lagu-lagu top, dia adalah juga seorang komponis (Pkh 2:7; 1 Raja 4:32).
• Tetapi apa yang dia katakan mengenai semua ini?
• Dia berkata, “Anggur adalah peribut, minuman keras adalah pencemooh, tidaklah bijaksana orang yang terhuyung-huyung karenanya,” Amsal 20:1.
• “Aku berkata dalam hati, ‘Mari, nikmatilah kesenangan dan kegirangan!’Tetapi lihat, juga itu pun sia-sia.”
• Tentang tertawa, dia berkata, “Itu bodoh!” dan mengenai kegirangan, “Apa gunanya?” (Pkh 2:1,2).
• Dari petualangan yang dilakukan Salomo dalam mencari kebahagiaan, dia tidak berhasil menikmatinya, walaupun dia telah mencoba: harta, takhta, kepintaran (intelektual) , pemuasan selera dan hawa nafsu.
• Semuanya itu gagal memberikan kebahagiaan.
• Apa yang kurang dalam hidup Salomo?
• Alkitab mencatat bahwa ke-700 istri dan 300 gundiknya telah menjauhkan dia dari Tuhan.(1 Raj 11:3, 4).
• Akibatnya?
• Dia merasa hidupnya sia-sia dan hampa (Pkh 2:11)
• Merasa putus asa atau bosan hidup (Pkh 2:30).
• Kehidupan Salomo harus memberikan pelajaran kepada kita bahwa di luar Tuhan, walaupun seseorang itu memiliki kekayaan, jabatan dan pangkat yang tinggi, terkenal, pintar, dan hidup senang,
• Hidupnya akan sia-sia, hampa dan membosankan serta putus asa.
Kebahagiaan hanya ada di dalam Tuhan!
• Untunglah Salomo sadar dan bertobat di masa tuanya.
• Dia memberikan nasihat yang baik bagi generasi berikutnya dan juga kita.
• Amsal 16:20, “Siapa memperhatikan firman akan mendapat kebaikan dan berbahagialah orang yang percaya kepada Tuhan.”
• Dalam Amsal 29:18 dia menasihati, “Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum!”
• “Orang yang takut kepada Allah akan beroleh kebahagiaan” (Pkh 8:12)
• Dia menyimpulkan nasihatnya, “Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah- Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang” (Pkh 12:13).
• Dengan perkataan lain, kebahagiaan tidak terletak pada MATERI tetapi terletak pada PRIBADI yaitu di dalam Allah.
• Itu berarti, “Takut akan Tuhan adalah kunci menemukan kebahagiaan sejati.” Hanya orang yang takut akan Tuhanlah yang dapat menemukan dan menikmati kebahagiaan sejati itu!
• Karena itu, kita harus berhenti memburu kebahagiaan di dalam materi dan selera, karena itu hanyalah kesenangan semu (fotokopi) yang memberi kepuasan.
• Sebaliknya jelaslah sudah bagi kita bahwa kebahagiaan itu hanya di dalam Tuhan.
• Sekalipun kita:
• Tidak kaya
• Tidak memiliki jabatan atau pangkat,
• Tidak pintar dan terkenal.
• Kita dapat menikmati kebahagiaan sekarang juga bila kita:
• Takut/hormat kepada Tuhan
• Percaya kepada Tuhan
• Menuruti kehendak-Nya .
Apa artinya takut akan Tuhan?
* Takut akan Tuhan artinya menghormati Tuhan. Percaya kepada Tuhan.
Bagaimana kita menyatakan bahwa kita menghormati dan percaya pada Tuhan?
• Dengan cara berpegang (menuruti) perintah-perintah- Nya!
• Takut akan Tuhan berarti:
• Tidak melakukan yang tidak disukai-Nya dan melakukan apa yang dikehendaki- Nya.
• Rela dan senang hati melakukan kemauan Tuhan.
• Bukan karena terpaksa, tetapi karena kasih pada-Nya yang telah terlebih dahulu mengasihi kita.
Penyebab ketidakbahagiaan adalah pelanggaran atau ketidaktaatan kepada kehendak Tuhan.
• Di mana saja terdapat penyimpangan dari kehendak Tuhan, di situ terdapat ketidakbahagiaan: kekacauan, penderitaan, kesakitan, dan akhirnya kematian. (Rm 6:23, 1 Yoh 3:4).
Jadi segala sikap dan tindakan yang menentang/melanggar kehendak Tuhan, akan mendatangkan kesusahan, kesakitan, dan ketidakbahagiaan.
• Mengapa kita harus homat dan menuruti perintah-perintah Tuhan?
• Ini adalah kewajiban setiap orang.
• Karena Allah akan mengadili (menghakimi) setiap perbuatan entah itu baik atau jahat.
• Setiap perbuatan harus kita pertanggungjawabkan kepada Tuhan.
• Sebagaimana ketidaktaatan adalah penyebab ketidakbahagiaan,
• Demikianlah juga ketaatan kepada Tuhan akan menghasilkan kebahagiaan.
• Takut akan Tuhan adalah kunci kebahagiaan sejati!
• Penurutan kepada Tuhan akan mendatangkan sukacita dalam hidup ini.
• Kerelaan kita melakukan kehendak Tuhan adalah kunci kebahagiaan kita.
• Raja Daud berkata, “Siapakah orang yang takut akan TUHAN? Kepadanya TUHAN menunjukkan jalan yang harus dipilihnya. Orang itu sendiri akan menetap dalam kebahagiaan (Mzm 25:13).
Maukah Saudara menerima Yesus sebagai Pemberi kebahagiaanmu?
• Apabila Saudara percaya kepada Yesus dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamatmu maka Anda akan hidup bahagia!
• Tuhan pasti menggenapi janji-Nya pada saat ini asalkan Anda percaya dan menerima Dia sebagai Pemberi Kebahagiaanmu.
• Apapun masalahmu dan kesulitanmu, Dia sanggup menolongmu.
• Maukah Anda percaya pada-Nya sekarang? Saya yakin Anda mau menerima Dia.
Yesus berkata, “Marilah kepadaku hai kamu yang menanggung beban berat, supaya Aku memberikan sentosa (kelegaan) kepada-Mu!” (Mat 11:28)
Yesus berkata, “Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya.” (Luk 11:28).
Aminnnnnnnnnn
article by: elly alfa
photo: http://images.mhealth.ru
Diposting oleh terangdunia pk 10:59 PM - 0 komentar
Label: Renungan
Be Professional
Saya sering berkunjung ke bengkel cuci mobil langganan saya. Suatu pagi, ketika saya datang, saya melihat ada seorang pegawai baru yang baru bekerja. Pada saat itu mobil saya tidak dicucikan sama dia. Tapi mata saya memperhatikan cara kerja dia pada saat dia mencuci mobil orang lain.
Tanpa langsung mengambil kesimpulan atas orang itu, saya melihat orang ini kayanya kurang begitu mengerti cara mencuci mobil, padahal dia tidak mengurusi bagaimana mobil itu sampai berada di alat hidroliknya, temannya yg membawa mobil itu sampai ke alat itu. Dia hanya memberi sabun dan menyemprot airnya saja.
Walaupun saya sering kesitu, mobil saya tidak pernah dicuci oleh dia, tapi sampai satu hari, akhirnya mobil saya dicucikan oleh dia. Apa yang terjadi, benar dugaan saya, mobil saya tidak bersih dan kerjanya tidak terarah dalam arti, ketika dia sedang membersihkan dashboard dan belum selesai kemudian dia pindah ke bagian lain, dan bagian itu belum selesai juga dia sudah pindah lagi. Wah saya hampir emosi, tapi saya menahan emosi tersebut, dan ketika saya melihat dibagian bawah mobil, saya terkejut, ternyata masih banyak pasirnya dan benar benar tidak bersih. Waktu itu saya sudah mulai panas, dan akhirnya saya tegor dia dengan baik baik agar dia bekerja dengan terarah artinya sebelum bagian selesai dilap jangan pindah ke bagian lain.
Hampir 2 - 3 bulan saya tidak ke bengkel itu, karena saya engga mau dicucikan sama dia. Tapi suatu hari saya akhirnya ke sana dan ternyata dia sudah tidak ada lagii di situ.
Tanpa mengurangi rasa hormat saya atas kerjaannya, saya sempat berpikir bahwa kerjaan mencuci mobil itu sangat gampang dan tidak perlu sampai disekolahkan. Tapi kenapa orang itu tidak bisa mengerjakan dengan baik? Kalau kerjaannya membongkar mesin mobil atau tune up mungkin perlu keahlian dan latihan yang lebih lagi. Jadi menurut pikiran saya pekerjaan mencuci mobil itu sangat mudah dilakukan.
Sebagai anak Tuhan, kita bisa saja seperti itu, artinya pekerjaan yang sangat gampang tapi hasilnya tidak sesuai yang diinginkan, sehingga kita tidak menjadi berkat buat teman teman kita. Kita harus stay focused!! untuk setiap kerjaan yang kita terima. Suatu hari ada talk show di radio menceritakan bahwa untuk menjadi berkat di dalam dunia kerja diperlukan 3 area yaitu:
1. Attitude
2. Skills
3. Knowledge
No. 1 Attitude jelas sekali, walaupun kita sering bercerita sama teman teman kita tentang rohani tapi attitude kita jelek, pasti teman kita tidak akan mendapat berkat dari kita.
Untuk No. 2 dan 3 kalau sepintas hampir mirip tapi sebenarnya skill itu adalah keahlian yang dipraktekkan sedangkan knowledge adalah pengetahuan yang ada dipikiran kita dan belum tentu sudah dipraktekan atau belum oleh kita. Jadi kalau orang mempunyai knowledge yang baik tapi skillnya kurang, maka orang itu disebut "banyak teori saja kalau disuruh kerja engga bisa".
Jadi kita sebagai anak Tuhan, 3 area ini adalah syarat mutlak untuk menjadi berkat. 3 area ini harus seimbang dan tidak boleh berat salah satu, artinya jangan jago di knowledge tapi skill kurang atau attitude kurang. Semuanya harus seimbang.
Be a professional in everthing we work.
article by: Herry S.
photo: http://www.formoline.co.uk
Diposting oleh terangdunia pk 10:54 PM - 0 komentar
Label: Artikel
Benih yang Kuat
Suatu hari ada sebuah benih yang terbawa oleh air hujan dan tersangkut di antara bebatuan yang keras. Benih ini tidak serta merta menyesali diri dan mengutuk diri, kenapa harus berada di tempat ini. Tempat yang keras, tidak ada air,panas, gersang, tidak ada rekan-rekan sesama tanaman dan lain-lain.
Benih ini tidak menunggu hujan untuk membawanya pergi ke tempat yang sekiranya cocok untuk dia bertumbuh. Benih ini memilih untuk tetap tinggal dan menumbuhkan akar-akarnya di tengah keterbatasan dan kekurangannya, untuk menghasilkan bunga yang mungkin hanya hidup untuk satu hari dan keesokannya menjadi layu dan dilupakan.Benih ini melambangkan diri kita, kita tidak dapat memilih siapa orang tua kita,dilahirkan dalam keluarga mana, ras/suku tertentu, dalam lingkungan yang penuhkasih sayang/keras, kaya/miskin, ikal/lurus, warna kulit, etc. Semuanya itu adalah keadaan external yang seharusnya tidak mempengaruhi siapa diri kita yang sesungguhnya. Kita semua adalah anak TUHAN dan di dalam diri kita ada benih ilahi, dimanapun kita berada dan ditempatkan, sekalipun dalam lingkungan yang tidak kondusif, tekanan yang tinggi, dan tidak mengenakkan, semua itu tidak akan berpengaruh terhadap kita. Sama seperti benih ini, dia tahu bahwa dia adalah benih bunga dan tugas utama dia adalah untuk menghasilkan bunga, terlepas dari segala situasi yang ada. Dia harus tetap bertahan, mampu beradaptasi sambil menumbuhkan akar-akar dan tunas bunga dari dalam dirinya. Benih ini, hanya menyerap hal-hal positif dari sekelilingnya seperti sinar matahari,tanah, air, kelembaban untuk membantunya mengeluarkan tunas-tunas bunga. Benih ini tidak mengizinkan hal-hal negative di sekelilingnya membuat dia loss focus. Dia tetap bertahan, sampai akhirnya kuncup-kuncup bunga itu bermekaran dan menghasilkan bunga yang berwarna warni. INDAH BUKAN !! Bagaimana dengan kita ? Apakah kita akan membiarkan masalah, keadaan, pergumulan menyeret kita ?Apakah kita akan membiarkan potensi yang telah TUHAN berikan terkubur dan tidak pernah teraktualisasikan ? Apakah kita akan membiarkan masa lalu terus menyeret kita ke dalam kondisi tanpa pengampunan ? Apakah kita akan membiarkan iblis menguasai kita dan bukan TUHAN yang memerintah atas hidup ?
SAUDARAKU,
Sadarilah, Di dalam dirimu ada benih ilahi, Benih yang membawa sifat dan karakter ALLAH, sudah ada dalam dirimu,Yang membawamu pada sebuah kekekalan.
SAUDARAKU,
Engkau adalah pemegang kunci masa depan atas sebuah kehidupan, Jangan pedulikan apa yang terjadi di sekelilingmu, Sekalipun berat, sekalipun sulit, sekalipun menyakitkan,sekalipun….sekalipun…..Kuasailah segalanya dengan IMAN, PENGHARAPAN dan KASIH, Maka engkau akan mampu menghadapi segala sesuatunya, Engkau akan diubahkan dan memandang dengan kacamata yang berbeda dari sebelumnya,
SAUDARAKU,
Tekanan demi tekanan yang ada akan membentukmu, Menjadikan engkau indah, Menjadikan engkau berbeda, Menjadikan engkau unique, Menjadi alat penghiburan dan kesukaan, Menjadi oase penyejuk hati bagi yang melihatnya.
SAUDARAKU,
Jadilah kuat dengan kekuatan tangan-NYA,Sama seperti benih bunga yang mampu menghasilkan bunga terindah di segala situasi, Demikian pula dengan dirimu.
II Timotius 2:1“Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
”With a warm love from GOD !
article by:Ribkah
photo: http://thegreencuttingboard.blogspot.com
Diposting oleh terangdunia pk 10:48 PM - 0 komentar
Label: Artikel
Kiamat 2012

Di tahun 2012, Tuhan memanggil Presiden AS, Cina, dan Indonesia untuk menyampaikan bahwa Ia memutuskan dalam tiga hari dunia akan kiamat.
Tiga pemimpin ini disuruh kembali ke negaranya untuk menyampaikan kepada rakyat mereka masing-masing.
Akhirnya ketiga pemimpin ini pulang ke negara masing-masing sambil putar otak bagaimana caranya menyampaikan kabar ini kepada rakyatnya agar tidak panik.
Di depan Kongres Amerika dan disiarkan langsung di TV, Presiden Obama berpidato, “Ladies and gentlemen, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar baik dulu. Tuhan itu benar-benar ada, seperti yang kita yakini. Kabar buruk: Tuhan akan memusnahkan dunia ini dalam tiga hari.”
Hasilnya, terjadi kerusuhan dan penjarahan di mana-mana.
Di Cina, presiden cina berpidato didepan Kongres: “Kamerad, ada kabar baik dan ada kabar buruk. Pertama kabar baik dulu. Ternyata Marx, Stalin, Ketua Mao, dan para pendahulu kita salah. Tuhan itu benar-benar ada. Kabar buruk: Tiga hari lagi Tuhan akan mengkiamatkan dunia ini.”
Hasilnya lumayan, orang-orang Cina lari menangis ketakutan dan membanjiri tempat ibadah utk bertobat.
Di indonesia, di depan sidang paripurna DPR yang dipimpin oleh ketua komisi III Benny K. Harman dan disiarkan langsung oleh TV One, MetroTV, dll SBY berpidato: “Saudara sebangsa dan setanah air, saya membawa dua kabar baik.
Kabar baik pertama: Sila pertama Pancasila kita sudah benar, bahwa Tuhan itu benar-benar ada.
Kabar baik kedua: Dalam tiga hari ini semua masalah Bank Century, KPK, Polri, Buaya, Cicak, Komodo, PLN, Ujian Nasional, mal nutrisi bayi, IFES, energi, kesulitan pangan, penderitaan, kemiskinan, terorisme, korupsi, banjir dan segala macam kriminalisasi di Indonesia akan segera berakhir.”
Hasilnya sukses besar. Seluruh rakyat dan mahasiswa larut dalam pesta dangdut dan tumpengan di mana-mana.
article by: Christovita Wiloto
photo: http://www2.movie-list.com
Diposting oleh terangdunia pk 8:32 AM - 0 komentar
Label: Humor
26 November 2009
Hal Sepele yang Bisa Membuat Umur Lebih Panjang
Rata-rata manusia umumnya berumur hingga 60-80 tahun. Sangat jarang manusia yang bisa hidup hingga 90 atau 100 tahun lebih, namun bukan tidak mungkin Anda dapat mencapainya. Kemajuan teknologi, kesehatan, pendidikan, pencegahan penyakit serta penanganan-penangan an tertentu mungkin saja bisa memanipulasi dan membuat seseorang memiliki hidup yang lebih panjang.
Namun Anda akan terkejut jika tahu bahwa semua itu bisa diraih hanya dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana dan tidak begitu penting yang mungkin Anda lakukan setiap harinya. Berdasarkan studi terbaru mengenai hidup lebih panjang yang dikutip dari Prevention, Senin (10/8/2009), terdapat 10 tanda seseorang yang kemungkinan akan mencapai umur panjang.
Nah ini dia tanda-tandanya:
1. Anda dilahirkan ketika ibu Anda masih muda
Berdasarkan penelitian dari University of Chicago, ibu muda masih memiliki sel telur yang sangat baik untuk fertilisasi, yang memungkinkan untuk menghasilkan anak yang lebih sehat, kuat dan berumur lebih panjang.
2. Anda pecinta teh
Lebih dari 40.500 orang wanita maupun pria di Jepang yang terlibat studi tentang efek mengonsumsi teh terhadap kesehatan menunjukkan risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah dibanding mereka yang jarang mengonsumsi teh.
3. Anda lebih suka jalan kaki ketimbang naik kendaraan
Orang-orang yang fit selalu mengutamakan jalan kaki, apakah itu hanya untuk makan siang atau pergi ke mall. Berjalan kaki 30 menit setiap harinya akan memperpanjang umur, berdasarkan studi terhadap 2.603 wanita dan pria.
4. Anda menghindari minuman-minuman bersoda
Para peneliti di Boston menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman soda setiap harinya meningkatkan risiko penyakit diabetes, jantung dan gangguan metabolik lainnya. Meminum jus akan lebih sehat untuk tubuh Anda.
5. Anda memiliki kaki yang kuat
Menurut Robert Butler, MD, dari International Longevity Center—USA in New York City, mereka yang memiliki otot-otot kaki yang lemah diperkirakan tidak akan berumur panjang karena mudah mengalami komplikasi pada tulangnya.
6. Anda mengonsumsi makanan berwarna ungu
Buah-buahan seperti anggur, blueberry dan makanan lainnya yang berwarna ungu kaya akan polifenol yang sangat baik untuk mengurangi penyakit jantung, Alzheimer dan meningkatkan kemampuan sel-sel otak.
7. Anda termasuk remaja dengan berat badan ideal dan sehat
Sebuah studi dalam Journal of Pediatrics yang melibatkan 137 orang Afrika dan Amerika menyebutkan bahwa mereka yang memiliki kelebihan berat badan pada usia 14 tahun ke atas memiliki risiko diabetes dua kali lipat pada saat dewasanya.
8. Anda menyukai teman-teman Anda dan sering berinteraksi dengan mereka
“Hubungan interpersonal yang baik bertindak sebagai pelawan stres dan penyeimbang hidup Anda,” ujar Micah Sadigh, PhD, seorang psikolog dari Cedar Crest College. Memiliki orang-orang yang mendukung Anda akan membuat Anda lebih sehat secara fisik dan mental. Mereka yang stres akan memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan bisa memperpendek umur hingga 4-8 tahun.
9. Anda menyukai tantangan
“Ketika Anda merasa tertantang mengerjakan sesuatu, perhatian Anda akan terfokus dan otak akan memiliki kekuatan yang lebih besar, dan hal itu bisa memperpanjang hidup Anda,” ujar Robert S. Wilson, PhD, profesor neurological sciences and psychology at Rush University Medical Center in Chicago.
10. Anda tidak memiliki pembantu di rumah
Berdasarkan studi terhadap 302 orang dewasa dengan umur 70 dan 80 tahun, hanya dengan mengepel, mencuci atau membersihkan jendela beberapa jam, seseorang dapat membakar 285 kalori dan menurunkan risiko kematian hingga 30 persen.
article by:Yuni Lam
photo:http://blog.cncahealth.com/
Diposting oleh terangdunia pk 1:17 AM - 0 komentar
Pertarungan Kanguru vs Anjing dan Manusia
Rickard dan anjingnya, Rocky, berjalan-jalan di pinggir sungai Arthur di timur laut Melbourne. Mereka lalu melihat seekor kanguru yang sedang tidur pulas. Minggu pagi 22 November 2009 waktu setempat. Demikian diberitakan Vivanews.
Rickard rupanya membiarkan Rocky berlari ke arah si kanguru dan mengganggu tidurnya. Bangun dari tidur, kanguru itu berlari menghindar dari kejaran Rocky.
Rupanya, hewan itu menerapkan siasat cerdik. Saat mendekati sebuah kolam, kanguru marah itu menghajar Rocky sehingga dia tercebur ke kolam. Rickard berupaya menolong anjingnya, namun dia malah mendapat perlawanan sengit dari si kanguru.
Binatang itu menendang dan memukul Rickard hingga perut dan wajahnya terluka. "Saya kira saya bisa langsung menyelamatkan anjing saya. Namun saya tak mengira kanguru itu menghajar saya," kata Rickard seperti dikutip harian The Herald Sun. "Awalnya mengejutkan karena binatang yang saya hadapi adalah seekor kanguru. Hewan itu tidak biasa membunuh orang," lanjut pria 49 tahun itu.
Rickard akhirnya bisa memenangkan duel setelah dia balik menyikut kanguru itu di bagian tenggorokan. Saat diselamatkan, Rocky sudah setengah tenggelam. Kondisi Rickard dan Rocky kini sudah stabil.
Kejadian ini mengingatkan kita pada Firman Tuhan agar kita senantiasa berjaga-jaga dan berdoa, supaya kita tidak jatuh ke dalam pencobaan: Karena roh memang penurut, tetapi kedagingan kita lemah (Matius 26:41).
Bukan sebaliknya seperti kejadian diatas, justru membangunkan kanguru yang sedang tidur pulas. Apalagi membangunkan dosa.
Renungan:
KENAPA HARUS MEMILIH JATUH KE DALAM DOSA, JIKA KITA BISA MENGHINDARINYA
Doa:
Tuhan Yesus, bantu dan jagalah kami agar tidak membangunkan dosa, menghindari dosa, senantiasa berjaga-jaga dan berdoa bersama-Mu
Ayat Alkitab: Matius 26: 40-41
26:40
Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
26:41
Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
article by: Christovita Wiloto
photo: http://www.ozlink.pl
Diposting oleh terangdunia pk 1:12 AM - 0 komentar
Label: Renungan
Antartika Mulai Menciut
Tidak ada yang menyangka benua es di kutub selatan Bumi, Antartika, ternyata juga bisa meleleh dan menciut.
Analisis terhadap data dari satelit pengukur gravitasi milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Grace, mengungkapkan bahwa pemanasan global mampu menjebol dinding-dinding bekunya di bagian timur yang sangat tebal, dingin, dan kukuh. Demikian diberitakan Tempo Interaktif.
Kulit es di sana mengelupas sepanjang tiga tahun terakhir.
Para peneliti terkejut, pasalnya, ini terjadi di Antartika Timur--bukan bagian barat--yang selama ini dikenal stabil dan malah bisa bertambah luas.
Setelah relatif tetap sepanjang 2002-2006, hasil pengukuran Grace menduga sebanyak 57 miliar ton (Gt) es telah mencair di Antartika Timur dan tak pernah kembali selama tiga tahun terakhir.
Angka ini masih relatif kecil jika dibandingkan dengan es yang hilang dari Antartika Barat, es mencair 132 Gt pertahunnya ataupun Greenland, kehilangan es sebesar 273 Gt per tahun.
Dua tubuh es itu--tanpa Antartika Timur--jika mencair, seluruhnya mampu menaikkan permukaan air laut dunia setinggi 6-7 meter.
Jika ditambah dengan lapisan es Antartika Timur, permukaan laut bisa lebih tinggi lagi sekitar 50-60 meter.
Jika kita mencermati fakta ini, maka semestinya kita sadar bahwa kita ini sangatlah bodoh.
Seperti setiap hari di Indonesia masih disibukkan dengan skandal Century, Cicak, Buaya, Banjir, Mati Lampu, Korupsi dan lain-lain yang semestinya tidak perlu terjadi dan semestinya bukan merupakan urusan yang penting.
Kondisi bumi yang kritis karena pemanasan global-lah yang semestinya menjadi prioritas kita bersama.
Jika permukaan laut naik 6-7 meter lagi, maka mungkin sebagian pulau di Indonesia dan dunia akan lenyap.
Jika permukaan laut naik sekitar 50-60 meter, maka binasalah kita semua umat manusia.
Dan itu berarti kiamat, akhir jaman dan saatnya kita mempertanggung jawabkan semua perbuatan kita pada Tuhan.
Selagi ada waktu, mari kita bertobat! Dan mengisi hari-hari kita dengan hal-hal positif sesuai Kehendak Tuhan.
Jangan bodoh dengan berpayah-payah dan bersibuk-sibuk untuk hal-hal yang sia-sia, atau bahkan menjerumuskan kita.
Renungan:
AKHIR JAMAN SUDAH DEKAT, BERTOBATLAH SEBELUM TERLAMBAT
Doa:
Tuhan Yesus, terimalah pertobatan kami, tolonglah kami agar saat Engkau datang kedua kalinya, kami telah Engkau layakkan
Berdoa juga agar seluruh penduduk dunia bahu membahu mengatasi Global Warming
Ayat Alkitab: Matius 24:29-42
24:29 "Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.
24:30 Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
24:31 Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat- Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.
24:32 Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
24:33 Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.
24:35 Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.
24:36 Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."
24:37 "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,
24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.
24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;
24:41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.
24:42 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
article by: Christovita Wiloto
photo: http://www.canadiangeographic.ca/
Diposting oleh terangdunia pk 1:09 AM - 0 komentar
Label: Renungan
Surat dari Tuhan
KEPADA: KAMU
TANGGAL: HARI INI
DARI: TUHAN
PERIHAL: DIRIKAMU
Referensi: KEHIDUPAN
Aku Tuhan, hari ini Aku yang akan menangani semua masalahmu.
Aku tidak butuh bantuanmu.
Jadi, salam sejahtera dan Aku mencintaimu selalu.
Catatan: Dan ingat…
Bila dunia ini menyodorkan masalah yang tidak dapat kau tangani sendiri, jangan berusaha menyelesaikan masalah itu.
Tetapi,letakkanlah masalah itu di dalam doamu (Untuk diselesaikan oleh Tuhan).
Aku akan menyelesaikan masalahmu sesuai JADWAL yang Aku tentukan sendiri.
Semua masalahmu PASTI akan Aku selesaikan, tetapi sesuai jadwalKu, bukan jadwalmu.
Setelah semua masalahmu kamu letakkan dalam doamu, janganlah kamu pikirkan dan khawatirkan. Sebaliknya, fokuslah kepada semua hal-hal baik yang sedang terjadi padamu sekarang.
Bila kamu terjebak kemacetan dijalan, janganlah marah, sebab masih banyak orang didunia ini yang tidak pernah naik mobil seumur hidupnya.
Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja, berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun-tahun tanpa pekerjaan.
Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang-orang yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.
Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang-orang yang harus lembur siang malam tanpa libur untuk menghidupi keluarga & anak-anaknya.
Bila mobil kamu mogok & mengharuskan kamu
berjalan kaki, janganlah marah, pikirkanlah orang-orang cacat yang sangat ingin merasakan berjalan diatas kaki sendiri seperti kamu sekarang.
Bila kamu melihat dicermin rambutmu mulai beruban, janganlah bersedih, sebab mempunyai rambut hanyalah merupakan impian bagi orang-orang yang dalam perawatan kemoterapi.
Bila kamu merenungi makna hidupmu di dunia ini & merenungi apa tujuan hidupmu ini? Bersyukurlah, karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka.
Bila kamu merasa tidak nyaman karena terkena imbas dari kemarahan dan kekecewaan orang lain, ingatlah, situasi bisa menjadi jauh lebih buruk; yaitu kamulah yang merasakan kemarahan & kekecewaan tersebut!
Bila kamu memutuskan untuk meneruskan surat ini ke orang lain, terima kasih. Kamu telah menyentuh kehidupan mereka dalam banyak hal yang tidak pernah kamu bayangkan!
Salam sejahtera selalu, TUHAN
God has seen you struggling,
God says it's over.
article by: Christien
photo: http://www.campsilos.org/
Diposting oleh terangdunia pk 1:07 AM - 0 komentar
Label: Puisi
23 November 2009
Mengatasi Ketakutan: Kisah Ayub
Ketakutan dapat membawa bencana. Ketakutan adalah sikap yang membawa manusia kepada ikatan, kebingungan, frustrasi, depresi dan penyakit.
Psikolog mengatakan bahwa manusia tidak dilahirkan dari ketakutan.
Alkitab pun berkata,”Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.” – 2 Timotius 1:7
Bacaan: 2 Timotius 1:7
Kalau kita tidak dilahirkan dari ketakutan dan Allah pun tidak pernah memberikan roh ketakutan, dari manakah datangnya ketakutan itu?
Yesus berkata, "... Jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” – Matius 8:13
Sebagai manusia, kita dipengaruhi oleh apa yang kita percayai. Ketika kita mempercayai kebenaran firman Tuhan maka kita memiliki iman, sebaliknya ketika kita mempercayai sesuatu yang salah atau negatif maka kita menjadi takut.
Ayub berkata,”Karena yang kutakutkan itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” – Ayub 3:25
Apa yang ditakuti Ayub, itulah yang terjadi kepadanya. Apa yang dia percayai, itulah yang akan terjadi. Ayub tidak bisa menghindarikan diri dari apa yang dia takutkan itu. Ketakutan diciptakan dari sebuah keyakinan yang salah.
Apakah yang paling ditakutkan Ayub?
Dia takut bahwa pagar perlindungan atas hidupnya dihancurkan dan segala sesuatu yang baik diambil dari hidupnya;
Dia takut bahwa dia tidak mendapatkan lagi berkat-berkat Tuhan yang baik dalam hidupnya;
Dia takut bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi dan merusak kebahagiaannya
[Ayub 1:5; 1:10].
Ayub tidak dapat menghindari dari apa yang ditakutinya, semuanya itu terjadi.
Kekayaannya ludes, anak-anaknya mati dalam seketika, penyakit datang menimpa dirinya, dan istrinya menyuruh Ayub mengutuki Allahnya. Apa yang ditakuti itulah yang dialami Ayub.
Apabila ketakutan datang menyerang pikiran Anda maka Anda harus mengambil keputusan untuk segera menghadapinya. Anda tidak boleh menikmati ketakutan itu.
Anda tidak boleh melayani ketakutan itu. Anda harus segera mengatasinya. Anda harus segera mengusirnya dari hati dan pikiran Anda.
Seperti halnya iman, ketakutan itu mengandung kekuatan, kekuatan untuk menghancurkan dan melumpuhkan hidup manusia sebaliknya iman mengandung kekuatan untuk membangun dan mengubah hidup manusia. Ketakutan timbul dari mempercayai apa sesuatu yang salah atau negatif; sebaliknya iman timbul dari mempercayai kebenaran firman Tuhan. Ketakutan mempercayai apa yang dilihat oleh mata. Iman mempercayai apa yang tidak bisa dilihat oleh mata.
Ayub menyadari bahwa dia tidak boleh melayani ketakutan. Ayub sadar bahwa dia harus mengatasi ketakutan itu. Apabila tidak segera diatasi ketakutan itu maka ketakutan itu akan semakin menghancurkan hidupnya. Ayub berhasil mengatasi ketakutannya dan masalah yang timbul dari ketakutannya. Allah memulihkan keadaan Ayub setelah dia berhasil mengatasi ketakutannya.
Bagaimana Ayub mengatasi ketakutan dan masalahnya itu?
Pertama, Ayub mengakui ketakutannya
“Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” – Ayub 3:25
Saat Anda mengalami ketakutan dan kekuatiran dalam hidup Anda, maka langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengakui apa yang Anda takutkan itu, akuilah di hadapan Allah dan mintalah damai sejahteraNya menguasai hati dan pikiran Anda.
Ingatlah, sekalipun Anda tidak mengakui apa yang Anda takutkan Allah pun mengetahuinya namun apabila Anda datang dengan rendah hati mengakui apa yang Anda takutkan di hadapan Tuhan maka Dia akan menukar ketakutan dengan memberikan damai sejahtera-Nya.
“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hatidan pikiranmu dalam Kristus Yesus.” – Filipi 4:6-7
Jadi untuk mengatasi ketakutan Anda harus memelihara apa yang Anda pikirkan. Anda tidak akan pernah merasa berbahagia sampai Anda memiliki pikiran yang berbahagia. Sebab apa yang kita rasakan berkaitan erat dengan apa yang kita pikirkan. Anda akan bebas dari rasa ketakutan hanya apabila pikiran Anda dipenuhi dengan damai sejahtera Allah.
Bagaimana memelihara damai sejahtera-Nya itu? Alkitab berkata,”Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.” – Filipi 4:8
Kedua, Ayub menyadari bahwa imannya sedang diuji
“Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.” – Ayub 23:10
Apabila Anda menghadapi pergumulan yang menimbulkan ketakutan dalam hidup Anda. Entah pergumulan dalam keuangan atau bisnis, keluarga atau sakit penyakit maka Anda harus melihat pergumulan itu sebagai ujian iman.
Apabila Anda lulus dalam ujian iman maka Anda akan naik ke level yang lebih tinggi di dalam Tuhan. Ayub memandang pergumulannya sebagai ujian iman dan ia akan timbul seperti emas.
Kita cenderung menjadi orang yang mengasihani diri sendiri saat pergumulan datang. Kita cenderung memandang dengan sikap yang salah. Cobalah mengubah cara pandang Anda dalam menghadapi pergumulan.
Milikilah sikap iman yang positif. Milikilah pengharapan yang kuat.
Tuhan tidak pernah terlambat untuk mengulurkan pertolongan- Nya. Anda harus lulus dalam ujian iman dengan sikap iman yang positif.
Ada 2 [dua] benda, yang satu namanya kentang yang keras dan yang satunya adalah telor yang lembut namun saat dimasukkan dalam air yang mendidih dalam waktu kurang dari setengah jam, kentang yang keras menjadi lembut sedangkan telor yang lembut menjadi keras.
Kiranya pergumulan yang Anda hadapi akan membuat hati Anda semakin menjadi lembut, hati yang siap untuk ditabur oleh firman Tuhan.
Apabila Anda memiliki sikap iman yang positif saat menghadapi pergumulan maka Anda pasti lulus dalam ujian iman. Anda pasti timbul seperti emas.
Ketiga, Ayub datang kepada Allah dan mempercayai Allah sebagai Penebusnya yang hidup
“Tetapi aku tahu: Penebusku hidup, dan akhirnya Ia akan bangkit di atas debu.” – Ayub 19:25
Memang diperlukan usaha yang kuat bagi Ayub untuk berkata seperti ini. Justru perkataannya ini untuk membangkitkan semangat dirinya. Ayub menolak untuk menyerah atas pergumulannya. Dia mau bangkit dan menyerang ketakutannya itu. Ia berkata kepada dirinya sendiri, ia berusaha untuk membangkitkan imannya dengan memperkatakan apa yang menjadi pengharapannya.
Coba Anda bayangkan keadaan Ayub saat itu, tidak ada hal-hal yang baik di sekeliling hidupnya. Sekarang Ayub duduk dalam kemiskinan, penyakit menimpa sekujur tubuhnya, penderitaan yang sangat berat sedang dialaminya.
Tidak ada seorang pun yang memberinya kekuatan atau berdoa untuknya, tetapi dia berseru dengan nyaring. “Tetapi aku tahu: Penebusku hidup.” Ayub tahu bahwa Allah peduli bahkan di dalam badai yang kuat sekali pun, dia yakin Allah masih sanggup mendengar sebuah bisikan kecil dari jeritan hatinya yang terdalam...
Ayub mendapatkan pengertian bahwa Allah adalah penebusnya yang hidup.
Seorang Pribadi yang bersedia dan sanggup memberikan pertolongan di saat dia tidak berdaya. Ayub sedang melihat Allah yang bukan hanya akan melepaskan dirinya dari jerat kemiskinan, sakit penyakit, kesepian, dan kesedihan tetapi juga Allah yang sanggup menyelamatkan diri dari kematian kekal. Di tengah-tengah penderitaannya, Ayub melihat Pribadi Yesus Kristus
Sang Penebus, yang akan mati di salib untuk menebus seluruh dosa dunia ini.
“Tetapi kamu harus beribadah kepada Tuhan, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu. Tidak akan ada di negerimu perempuan yang keguguran atau mandul. Aku akan menggenapkan tahun umurmu.” – Keluaran 23:25-26
Kita bisa mengusir ketakutan dengan memperkatakan firman Tuhan yang dapat membangkitkan iman. Alkitab berkata bahwa apabila kita beribadah kepada Tuhan,
Allah kita maka Dia akan memberikan kita kekuatan untuk memperoleh kekayaan; kekuatan untuk menaklukkan sakit penyakit; kekuatan untuk bertambah banyak bukan kemandulan; kekuatan untuk menyelesaikan tugas panggilan hidup kita sampai garis akhir. Inilah janji dari Penebus kita yang hidup!
Keempat, Ayub mengakui bahwa Allah sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana Tuhan yang gagal
“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” – Ayub 42:2
Ayub duduk dan mengetahui bahwa:
“Aku tahu, aku akan keluar seperti emas...
“Aku tahu Penebusku hidup...
“Aku tahu Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal...
Sekalipun sahabat-sahabatnya datang untuk menyerang dia bahkan Tuhan pun nampaknya berdiri menentang dia tetapi Ayub mengambil keputusan untuk percaya dan berharap kepada Tuhannya. Ia berkata,”Aku tahu, aku akan keluar seperti emas; aku tahu Penebusku hidup; dan aku tahu Tuhan sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal...”
Ayub mengambil keputusan untuk percaya kepada Tuhan sekalipun nampaknya tidak ada dasar lagi untuk berharap. Inilah kunci pemulihan hidup.
Seorang jemaat yang menderita Insomania (sulit tidur) cukup lama mendatangi saya setelah ibadah doa pengurapan. Ia menceritakan penyakitnya. Ia harus minum obat tidur setiap malam.
Ia berkata bahwa imannya telah dibangkit oleh karena firman Tuhan dan jamahan Roh Kudus malam itu. Ia mengambil keputusan untuk berhenti minum obat tidur. Ia percaya bahwa ia pasti disembuhkan oleh Tuhan Yesus.
Ia mencobanya namun ia masih belum bisa tidur, hal itu berlangsung cukup lama.
Lalu ia bernazar bahwa apabila ia bisa tidur tanpa minum obat maka ia akan melaksanakan nazarnya.
Roh Kudus mendorongnya untuk melaksakanakan dulu janjinya kepada Tuhan apabila ia mengharapkan kesembuhan. Ia tidak boleh menunggu sembuh lalu melaksanakan nazarnya.
Ia mentaati perintah-Nya, Saat ia melakukan nazarnya, 3 [tiga] hari kemudian Tuhan menyembuhkan. Ia bisa tidur nyenyak tanpa minum obat tidur.
Tidak ada kesembuhan atau kelepasan tanpa iman yang teguh kepada Tuhan. Iman harus disertai dengan perbuatan.
Akhirnya, Allah memulihkan keadaan Ayub, setelah dia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya. Allah memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu [ Ayub 42:10].
Allah memulihkan keadaan Ayub setelah dia berhasil mengusir ikatan ketakutan dan menaruh percaya yang kuat kepada Tuhan, Penebus yang hidup, yang sanggup melakukan segala sesuatu.
article by: Palembang Blessing
photo: http://www.cotaoil.com
Diposting oleh terangdunia pk 9:53 PM - 0 komentar
Label: Renungan
22 November 2009
Kekuatan Pengampunan
Seorang wanita berkulit hitam yang telah renta dengan pelahan bangkit berdiri di suatu ruang pengadilan di Afrika Selatan. Umurnya kira-kira 70, di wajahnya tergores penderitaan yang dialaminya bertahun-tahun. Di depan, di kursi terdakwa, duduk Mr. Van der Broek, ia telah dinyatakan bersalah telah membunuh anak laki-laki dan suami wanita itu.
Beberapa tahun yang lalu laki-laki itu datang ke rumah wanita itu. Ia mengambil anaknya, menembaknya dan membakar tubuhnya. Beberapa tahun kemudian, ia kembali lagi. Ia mengambil suaminya. Dua tahun wanita itu tidak tahu apa yang terjadi dengan suaminya.
Kemudian, van der Broek kembali lagi dan mengajak wanita itu ke suatu tempat di tepi sungai. Ia melihat suaminya diikat dan disiksa. Mereka memaksa suaminya berdiri di tumpukan kayu kering dan menyiramnya dengan bensin. Kata-kata terakhir yang didengarnya ketika ia disiram bensin adalah, “Bapa, ampunilah mereka.”
Belum lama berselang, Mr. Van den Broek ditangkap dan diadili. Ia dinyatakan bersalah, dan sekarang adalah saatnya untuk menentukan hukumannya. Ketika wanita itu berdiri, hakim bertanya, “Jadi, apa yang Anda inginkan? Apa yang harus dilakukan pengadilan terhadap orang ini yang secara brutal telah menghabisi keluarga Anda?”
Wanita itu menjawab, “Saya menginginkan tiga hal. Pertama, saya ingin dibawa ke tempat suami saya dibunuh dan saya akan mengumpulkan debunya untuk menguburkannya secara terhormat.” Setelah berhenti sejenak, ia melanjutkan,
“Suami dan anak saya adalah satu-satunya keluarga saya. Oleh karena itu permintaan saya kedua adalah, saya ingin Mr. Van den Broek menjadi anak saya.
Saya ingin dia datang dua kali sebulan ke ghetto (perumahan orang kulit hitam) dan melewatkan waktu sehari bersama saya hingga saya dapat mencurahkan padanya kasih yang masih ada dalam diri saya.”
“Dan, akhirnya,” ia berkata, “permintaan saya yang ketiga. Saya ingin Mr. Van den Broek tahu bahwa saya memberikan maaf bagi dia karena Yesus Kristus mati untuk mengampuni. Begitu juga dengan permintaan terakhir suami saya. Oleh karena itu, bolehkah saya meminta seseorang membantu saya ke depan hingga saya dapat membawa Mr. Van den Broek ke dalam pelukan saya dan menunjukkan padanya bahwa dia benar-benar telah saya maafkan.”
Ketika petugas pengadilan membawa wanita tua itu ke depan, Mr. Van den Broek sangat terharu dengan apa yang didengarnya hingga pingsan. Kemudian, mereka yang berada di gedung pengadilan – teman, keluarga, dan tetangga – korban penindasan dan ketidakadilan serupa – berdiri dan bernyanyi
"Amazing grace, how sweet the sound that saved a wretch like me. I once was lost, but now I'm found. 'Twas blind, but now I see.
(Anugerah yang ajaib, sungguh merdu suara yang telah menyelamatkan orang yang malang seperti saya. Saya pernah hilang, tetapi sekarang saya ditemukan. Saya pernah buta, tetapi sekarang saya melihat).“
Article by:Palembang Blessing
photo: http://www.sorene.co.uk
Diposting oleh terangdunia pk 12:17 PM - 0 komentar
Label: Artikel
The Power of Love
Kekuatan Cinta diumpamakan dengan seperti kekuatan maut. Kita bisa membayangkan betapa semuanya tidak berdaya. Seperti itulah besarnya kekuatan cinta. Yesus Kristus itu bukan Pribadi yang suka menyerang;
Yesus tidak pernah mengajar, ”bunuh setiap orang yang menolak Aku dan pengajaran-Ku; hancurkan mereka dan binasakan sampai ke anak cucunya.” Yesus tidak pernah mengajarkan orang menjadi ofensif secara fisik.
Yesus Kristus juga bukan Pribadi yang suka membela diri saat diserang atau dianiaya.
Hal itu dibuktikan saat Dia ditangkap; Ia tidak melawan dan mengirim 12 [dua belas] pasukan malaikat-Nya untuk menolong Dia saat dianiaya oleh tentara Romawi. Ia diam dan tidak membela dirinya.
Tetapi Yesus adalah Pribadi yang penuh kasih. Dia menggunakan kekuatan kasih untuk menghadapi setiap serangan yang dilemparkan ke atas diri-Nya. Puncak dari seluruh serangan selama masa hidupnya adalah dari Getsemani sampai Golgota.
Yesus menghadapinya dengan kasih kepada Allah Bapa semua serangan Iblis dan Ia menghadapi dengan Roh-Nya dan puncaknya adalah saat roh maut menghantam diri-Nya dan Ia berkata, ”Ya, Bapa ke dalam tangan-Mu Kuserahkan Roh-Ku.” dan pada saat Ia menyerahkan nyawa-Nya, tubuh-Nya mati, Iblis berpikir bahwa ia telah mengalami kemenangan namun di alam maut, justru Yesus mematahkan roh maut dan mengalami kebangkitan pada hari ketiga sebagai tanda kemenangan-Nya atas Iblis; Dosa dan Maut.
Kunci kemenangan Kristus adalah Ia menggunakan Kasih dengan cara yang tepat. Kita dapat melihat betapa dahsyatnya kekuatan kasih itu. Kekuatan yang sanggup menghancurkan Iblis dan perbuatan-perbuatan nya.
Contoh: Kedahsyatan kekuatan Kasih [2 Raja-Raja 6:14-23]
Raja Aram marah besar karena setiap rencananya selalu diketahui oleh Elisa sehingga ia bermaksud untuk mengepung dan menyerang Israel dengan mengirim tentara Aram
dalam jumlah yang besar.
Bagaimana Elisa menghadapi serangan tentara Raja Aram itu?
Ia tidak ofensif dan juga tidak defensif tetapi absorsif yaitu menyerapnya dengan Kasih...
Ia berdoa agar Tuhan membutakan mata tentara Aram yang sedang mencarinya; lalu membawa mereka masuk ke dalam benteng Samaria; begitu mereka masuk orang Israel mengepung mereka, lalu Elisa berdoa agar Tuhan membuka mata mereka; mereka sadar bahwa mereka sedang terkepung oleh orang Israel.
Raja Israel berkata, “apakah kita bunuh saja mereka itu?” namun Elisa berkata, “Jangan, apakah kamu biasa membunuh orang yang ditawan?” Apakah yang dilakukan oleh Elisa terhadap tentara Aram yang besar itu?
Mereka dipatahkan oleh Kasih... mereka diberikan makanan dan minuman dan diberikan Kasih yang tulus; setelah puas dan kenyang, mereka disuruh pulang ke negerinya.
Alkitab mencatat, “Sejak saat itu, tidak ada lagi gerombolan tentara Aram yang memasuki Israel...”
Sekali lagi, kasih membuktikan kekuatannya. Tentara Aram ditaklukkan oleh kasih yang tulus dan mereka tidak pernah memasuki wilayah Israel lagi.
Jadi, hidup itu perlu disiasati dengan strategi Ilahi. Strategi ilahi untuk menyiasati kehidupan adalah hidup di dalam kasih Allah.
Kasih nampaknya lemah justru itulah strategi yang digunakan Allah untuk membinasakan Iblis dan perbuatan-perbuatannya.
Ketika Tentara Amerika berada di Afganistan, mereka diperintahkan untuk menjatuhkan bom di depan pintu gua tempat persembunyian tentara Taliban bukan di atas guanya untuk menghancurkan musuh.
Para pilot pesawat tempurnya berpikir itu adalah tindakan bodoh dan aneh, bagaimana mungkin musih bisa dikalahkan dengan menjatuhkan bom di luar sasaran.
Tetapi Komandan mereka memiliki strategi khusus yaitu dengan menjatuhkan bom di luar sasaran maka mereka dapat menghancurkan musuh melalui senjata kimia itu yang dapat mengisap oksigen sampai radius 20 km hingga tewas tanpa menghancurkan senjata dan semua dokumen yang diperlukan.
Dalam 1 Korintus 13:8 mengatakan ”Kasih Allah tidak berkesudahan. ..” dengan kata lain Kasih Allah tidak pernah gagal, pudar, lenyap atau berakhir. Karena Allah adalah kasih, maka kalau kasih dapat lenyap, Allah pun dapat lenyap.
Namun, Allah tidak pernah gagal, dan kasih-Nya juga demikian. Oleh karena itu betapa pentingnya hidup di dalam kasih Allah.
Bagaimana mengembangkan dan hidup di dalam kasih Allah itu?
Pertama, Kita harus belajar untuk merasakan dan memahami Kasih Allah
“Sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus.” [Efesus 3:17-18]
Sebelum kita bisa mengasihi orang lain, kita harus bisa merasakan dan memahami betapa dalamnya Tuhan mengasihi kita.
Mengapa Tuhan menginginkan kita untuk belajar merasakan dan memahami betapa besar kasihNya lepada kita?
Sebab “Kita dapat mengasihi karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita.” [1 Yohanes 4:19].
Cobalah belajar untuk melihat besarnya kasih Allah: Dia telah menebus semua dosa dan menanggung semua sakit penyakit kita. Dia telah mengangkat derajat hidup kita. Dia telah memberikan orang-orang yang baik dan mengasihi kita.
Mengapa begitu penting merasakan kasih Tuhan? Karena orang-orang yang tidak dikasihi [merasa dikasihi] cenderung sulit mengasihi orang lain.
Ketika seseorang tidak merasakan kasih yang tulus dan sejati, ia cenderung tidak bisa mengasihi orang lain, sebab kita tidak bisa memberikan apa yang tidak kita miliki.
Seorang anak yang merasa dikasihi oleh keluarganya dan orang-orang di sekitarnya, ia cenderung bisa menghargai dan bersikap ramah dengan orang lain.
Sebaliknya seorang anak yang tidak merasa dikasihi, ia cenderung menarik perhatian yang negatif, bersikap kasar dan kurang menghargai orang lain.
Belajar mengasihi berarti belajar untuk merasakan dan memahami betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus.
Kedua, Kita harus belajar berpikir dengan pikiran Kasih
”dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.
Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.” [Filipi 2:4-5]
Apakah arti berpikir dengan pikiran Kristus? Kita harus belajar untuk mulai memberikan perhatian kepada kebutuhan orang lain; masalah-masalah orang lain; keinginan dan harapan orang lain; atau luka-luka orang lain bukan hanya menaruh perhatian kepada kepentingan sendiri.
Faktanya, orang yang terluka cenderung melukai orang lain. Jika seseorang melukai kita sesungguhnya ia melakukan itu karena ia sedang terluka. Apa yang perlu kita lakukan untuk menghadapi mereka?
Seharusnya, kita tidak hanya memperhatikan kelemahan atau kejahatan mereka tetapi kita pun harus belajar untuk memikirkan alasan perbuatannya dengan cara melihat kebutuhan mereka. Kita harus belajar melihat kebutuhan mereka. Mereka butuh dikasihi, dihargai atau diterima.
Saya pernah mendapat cerita tentang seorang Pendeta, ketika ia sedang berjalan kaki menuju kediamannya tiba-tiba dihadang oleh seorang laki-laki sambil menodongkan pisau. Laki-laki itu meminta semua uang dan benda berharga.
Pendeta itu dengan tenang dan lembut berkata, “Saya tidak membawa uang yang cukup untuk diberikan kepada Anda namun apabila Anda berkenan datanglah ke rumah saya, di sana saya masih menyimpan sejumlah uang dan saya akan berikannya kepada Anda. Laki-laki itu tidak dapat tahan menghadapi Pendeta itu, ia berlutut sambil menangis dan memohon maaf atas tindakannya. Namun demikian, Pendeta tersebut tetap mendesaknya untuk menerima sejumlah uang yang disimpannya itu. Pada akhirnya, laki-laki itu mengambil keputusan untuk bertobat dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.
Pendeta itu telah berpikir dengan pikiran kasih. Ia berhasil melihat tindakan laki-laki itu sebagai reaksi dari kebutuhan hidup yang tidak dapat diatasinya. Namun, ketika ia berpikir dengan pikiran kasih justru ia telah menyelamatkan jiwa laki-laki tersebut.
Seringkali, kita menemukan orang-orang yang menjengkelkan. Kalau kita mau belajar untuk berpikir dengan pikiran kasih, kita akan berpikir bahwa justru merekalah orang-orang yang paling membutuhkan kasih dari kita.
Kita tidak boleh mengatasi dengan kemarahan dan membalas mereka yang telah menjengkelkan kita. Kemarahan kita justru akan menguatkan cengkraman Iblis atas hidup mereka.
Belajarlah berpikir dengan pikiran kasih; ucapkanlah perkataan yang mengandung damai sejahtera dan perkataan berkat untuk mereka sebab semua itu akan melemahkan cengkraman Iblis atas hidup mereka.
Kita tidak bisa mengubah perasaan kita tetapi kita dapat mengubah cara berpikir kita tentang orang yang telah menjengkelkan kita. Ketika kita mengubah cara berpikir mengenai seseorang secara bertahap kita sedang mengubah perasaan hati kita terhadap orang tersebut.
Kita harus belajar mengganti cara berpikir yang hanya memperhatikan kelemahan, kejelekan atau kejahatan orang tersebut sebaiknya kita mulai berpikir mengenai kebutuhan-kebutuhan nya, semuanya itu akan mengubah perasaan kita, menjadi perasaan yang penuh kasih. Mulailah belajar berpikir dengan pikiran kasih.
Ketiga, Kita harus belajar mengampuni musuh-musuh kita.
”Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.” [Kolose 3:13]
Adalah tidak mungkin untuk mengasihi seseorang dengan sungguh-sungguh dan pada saat yang sama jengkel atau dendam dengan orang lain. Hati kita harus utuh.
Kita tidak bisa sungguh-sungguh mengasihi pasangan kita jika kita masih marah dengan orang tua kita. Kita tidak bisa mengasihi anak-anak kita jika kita masih marah dengan pasangan kita.
Kita tidak bisa memberikan kasih yang sepenuhnya saat hati kita tercemar dengan racun kebencian.
Kita mungkin masih mempunyai masalah dengan masa lalu dan menyimpan dendam dan kebencian terhadap seseorang. Inilah penyebab mengapa kita tidak bisa mengasihi pasangan kita.
Apabila kita mau belajar mengasihi orang lain sekarang, kita harus menutup pintu terhadap kekecewaan dan kepahitan masa lalu. Hanya ada satu caranya yaitu mengampuni.
Ampunilah orang-orang yang telah melukai diri Anda. Pengampunan adalah untuk kepentingan Anda sendiri bukan karena dia layak untuk diampuni.
Apabila Anda melakukannya maka hati Anda akan pulih dan Anda dapat mengasihi sepenuh hati orang-orang yang Anda kasihi.
Penutup:
Kasih Allah adalah kekuatan yang dahsyat. Salib Kristus adalah wujud dan bukti kasih Allah.
Kasih yang telah membinasakan perbuatan Iblis yaitu Dosa, kutuk, sakit penyakit, kelemahan, kemiskinan, kematian.
Kunci mengalami kemenangan dan kebahagiaan adalah memiliki kasih Allah dan hidup di dalam kasih-Nya.
Anda harus belajar untuk merasakan Kasih dengan mengakui betapa besar kasih Anda kepada Allah dan firman-Nya; berpikir dengan pikiran kasih dan belajar mengampuni.
article by: Palembang Blessing
photo: http://www.layersbakery.com
Diposting oleh terangdunia pk 12:14 PM - 0 komentar
Label: Artikel
Tiga Kunci Hidup Berkemenangan
Kita semua pernah menghadapi kesulitan,itulah dinamika hidup.
Di dalam menghadapi kesulitan dan penderitaan sebaiknya kita tidak perlu menjadi kecewa. Sebaliknya kita harus membangkitkan kembali semangat yang pudar.
Daud adalah contoh terbaik dalam hal ini.
Pada saat istri dan anak-anaknya ditawan, ia kehilangan orang-orang yang dicintainya; Daud berada di titik 0 saat ia berada di Ziglak.
Tetapi apakah yang dilakukan Daud saat itu? Dalam 1 Samuel 30:6 menjelaskan, “Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada Tuhan, Allahnya.”
Pertama,
Ingatlah apa yang telah Tuhan perbuat di masa lalu
Bukankah arti kata ziarah bisa berarti mengingat sejarah yang telah dibuat Tuhan bagi kita atau umatNya di masa lalu?
Hasilnya adalah bahwa mereka akan mengubah 'lembah baka' menjadi tempat yang bermata air;
Kadang-kadang kita tidak bisa mempercayai Tuhan pada masa sekarang ini yaitu, pada saat kita sedang menghadapi sebuah masalah besar.
Kalau dahulu Tuhan pernah melepaskan kita dari jerat hutang dan kesulitan maka sekarang pun Dia pasti akan menolong kita keluar dari kesulitan yang besar ini.
Kalau dahulu Tuhan pernah menyembuhkan kita dari sakit penyakit yang cukup parah maka Tuhan yang sama pasti akan menyembuhkan sakit penyakit kita sekarang.
Daud telah belajar bagaimana membangkitkan kepercayaannya kepada Tuhan dengan mengingat perbuatan Tuhan di masa lalu, ini juga yang menjadi kunci suksesnya menghadapi kesulitan besar di Ziglak.
Fokuskanlah hati dan pikiran Anda kepada kebaikan Tuhan di masa lalu. Anda pasti mendapatkan kekuatan demi kekuatan (Maz 84:5-7)
Kedua,
Lihatlah Kemurahan Tuhan yang semakin besar di dalam hidup Anda
Tuhan ingin kita semua mengetahui bahwa kita semua memiliki kemurahan Tuhan di dalam hidup kita.
Dalam 2 Petrus 1:2, menjelaskan bahwa Tuhan ingin kita mengetahui bahwa kemurahan-Nya bisa terus meningkat dan semakin besar di dalam hidup kita.
Jika Anda seorang businessman, Anda akan menjumpai orang-orang yang ingin melakukan bisnis dengan Anda karena mereka senang dan merasa nyaman berbisnis dengan Anda dan selanjutnya Anda akan mengalami peningkatan dalam skala usaha Anda.
Jika Anda seorang karyawan yang mempercayai kemurahan Tuhan atas hidup Anda, maka Anda akan mendapatkan majikan yang murah hati; rekan kerja yang mendukung tugas-tugas Anda, bahkan Anda akan mendapatkan promosi yang lebih cepat dan kepercayaan yang lebih besar.
Dalam Kitab Perjanjian Lama menulis kisah seorang perempuan yang bernama Rut.
Secara alamiah, Rut memiliki banyak faktor yang menghalangi hidupnya sukses dan bahagia. Tetapi karena ia mempercayai kemurahan Tuhan, Rut tidak hanya menjadi istri orang terkaya di Betlehem saat Boas menikahinya; ia juga menjadi Ibu dari neneknya Daud dan nama Rut masuk dalam silsilah keturunan Yesus Kristus, sekalipun ia bukan orang Yahudi.
Inilah kemurahan Tuhan yang bekerja atas hidupnya Rut. Kemurahan ini juga akan bekerja atas hidup Anda.
Janganlah melihat apa yang tidak Anda miliki sekarang; jangan melihat kekurangan Anda. Tetapi percayailah kemurahan Tuhan dan lihatlah berkat-Nya yang melimpah atas hidup Anda.
Ketiga,
Perkatakanlah firman Tuhan untuk menguatkan diri Anda
Cara lain untuk membangkitkan semangat yang pudar.
Dalam Markus 5:31, dijelaskan bahwa pada saat itu banyak orang berdesak-desakan mengikuti Tuhan Yesus Kristus, banyak juga orang yang menjamah jubah-Nya. Tetapi hanya jamahan seorang perempuan yang mengalami pendarahan yang dapat mengaktifkan kuasa kesembuhan dari diri-Nya.
Seketika itu juga perempuan mengalami kesembuhan.
Inginkah Anda mengetahui bagaimana menjamah Tuhan dan menerima mujizat yang Anda inginkan?
Ketika perempuan itu mendengar berita bahwa Yesus akan memasuki desanya, ia berkata kepada dirinya sendiri, “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.” (Markus 5:28).
Jika Anda sakit, ketimbang berpikir dan berkata yang negatif tentang keadaan Anda, sebaliknya bangkitkanlah semangat dan iman Anda dengan memperkatakan firman-firman kesembuhan sambil mengingat mujizat kesembuhan yang pernah Tuhan perbuat di masa lalu dan harapkanlah kemurahan-Nya bekerja di dalam hidup Anda.
Kita tidak perlu meyakinkan Tuhan untuk menyembuhkan kita tetapi kita harus meyakinkan diri kita bahwa Tuhan bersedia menyembuhkan kita.
Oleh karena itulah, kita perlu terus menerus memperkatakan firman kepada diri kita sendiri.
article by: Palembang Blessing
photo: http://dgiul.files.wordpress.com
Diposting oleh terangdunia pk 12:06 PM - 0 komentar
Label: Artikel
Robot Penguyah
Jika rahang mengalami masalah pasti kita akan kesulitan untuk berbicara dan mengunyah makanan. Para ahli mekanik asal Inggris membuat robot pengunyah. Cara kerja robot ini seperti rahang manusia. Bentuknya pun seperti mulut mekanik. Demikian diberitakan Vivanews.
Salah satu pembuatnya, Dr. Kazem Alemzadehv menyatakan terinspirasi setelah ia melihat simulator pesawat ruang angkasa yang memiliki gerakan seperti rahang.
Jadi, nantinya orang-orang yang memiliki masalah rahang tidak perlu melakukan operasi, mereka cukup menggunakan alat bantu dalam mulutnya.
Bersyukur kalau kita masih memiliki rahang atau kehidupan, karena itu jauh lebih penting dari makanan.
Firman Tuhan hari ini menegaskan kepada kita bahwa Tuhan tidak suka jika kita kuatir akan kehidupan kita, karena Tuhan memelihara kita.
Firman Tuhan hari ini menyakinkan kita bahwa Tuhan Bapa kita yang di sorga tahu, bahwa kita memerlukan semuanya itu.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita untuk beriman dan menetapkan prioritas kita, "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah. dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."
Tidak kuatir dan beriman pada Tuhan bukan berarti bahwa kita tidak berbuat apa-apa, tidak berusaha. Karena Tuhan juga berkata iman tanpa perbuatan adalah mati.
Renungan:
KEKUATIRAN KITA MELECEHKAN TUHAN DAN KASIH SETIA-NYA KEPADA KITA
Doa:
Tuhan terima kasih atas kasih setia-Mu yang senantiasa memelihara kami
Mampukanlah kami untuk tidak kuatir dan senantiasa mencari Kerajaan dan Kebenaran-Mu
Ayat Alkitab: Matius 6:25-34
6:25 "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
6:26 Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
6:27 Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?
6:28 Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal,
6:29 namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.
6:30 Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?
6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."
article by: Christovita Wiloto
photo: c0378172.cdn.cloudfiles.rackspacecloud.com
Diposting oleh terangdunia pk 11:58 AM - 0 komentar
Label: Renungan
19 November 2009
Air di Bulan
Misi pertama India ke Bulan telah menemukan bukti mengenai air dalam jumlah yang sangat banyak di permukaannya, demikian laporan harian The Times.
Data dari pesawat antariksa Chandrayaan-1 juga menunjukkan air masih terbentuk di Bulan, kata surat kabar Inggris tersebut.
"Itu sangat memuaskan," kata harian tersebut, yang mengutip Mylswamy Annadurai, direktur proyek misi itu di Organisasi Penelitian Antariksa India di Bangalore.
Pesawat antariksa tanpa awak milik India diperlengkapi dengan Moon Mineralogy Mapper, milik NASA.
Luar biasa, terdapat banyak persediaan air di bulan, ada peluang bagi manusia untuk bisa hidup di bulan.
Air adalah sumber kehidupan, firman Tuhan hari ini menjelaskan pada kita bahwa Yesus Kristus-lah sumber air kehidupan.
Jika kita minum air yang Yesus Kristus berikan kepada kita, kita tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Yesus berikan kepada kita, akan menjadi mata air di dalam diri kita, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.
Ayat Alkitab: Yohanes 4:10-14
4:10
Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."
Kata perempuan itu kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?
4:12 Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?"
4:13 Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
4:14 tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
article by: Christovita Wiloto
photo: http://www.helgeoveras.com
Diposting oleh terangdunia pk 5:49 PM - 0 komentar
Label: Renungan
Praktek okultisme: Sebuah Jerat Iblis
Banyak orang Kristen yang telah terima Yesus tetapi mereka tidak mengalami pertumbuhan dalam hidupnya hal itu antara lain bisa disebabkan oleh karena hidupnya terikat oleh kuasa kegelapan. Sasaran pemberitaan Injil adalah Keselamatan yaitu dengan cara bertobat dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
Sedangkan kalau kita berbicara tentang Kuasa Gelap/Okultisme maka sasaran
utamanya adalah kelepasan di dalam Tuhan Yesus Kristus
agar mereka mengalami pertumbuhan rohani.
Pembahasan:
Apakah yang dimaksud dengan Okultisme?
Okultisme berasal dari bahasa latin yaitu Occultus artinya: Gelap, Gaib,
Tersembunyi atau Misterius.
Jadi, okultisme adalah ajaran atau paham tentang hal-hal yang gelap dalam
segala bentuk dan prakteknya.
Inilah yang sedang dikerjakan Iblis diakhir zaman untuk menyesatkan dan
melibatkan banyak orang mengenai hal yang gaib, gelap, misterius dan
tersembunyi. Ia seperti sebuah jerat atau perangkap yang mematikan bagi setiap
korbannya.
Apakah bentuk dan praktek Okultisme yang mengikat banyak orang?
Pertama, Tahayul [1 Timotius 4:7]
Tahayul yaitu rasa percaya yang menimbulkan ketakutan kepada sesuatu yang
berasal dari kata orang. Sekalipun kita tidak mengerti darimana asal usulnya
namun hal itu cukup membuat kita takut dan kuatir untuk melanggarnya.
Contoh:
Banyak orang yang percaya bahwa angka 13 [tiga belas] adalah angka ‘Sial.’
Kebanyakan dari mereka pun tidak tahu asal usul dan sumbernya mengapa angka 13
adalah angka sial? Inilah yang disebut Tahayul.
Namun demikian, banyak tahayul yang ternyata benar – inilah yang membingungkan
banyak orang.
Ada kesaksian
yang membenarkan hal itu, mereka berusaha untuk tidak percaya kepada angka 13
dan nyatanya setelah mereka tinggal di rumah itu memang membawa sial baginya.
Tahayul bilamana dipercayai maka itu akan menjadi kenyataan, mengapa?
Karena segala sesuatu yang dapat menimbulkan
kepercayaan bahkan selanjutnya sampai menimbulkan ketakutan, maka apa yang
ditakutkan itulah yang terjadi atau menjadi kenyataan. [Ayub 3:25]
Jadi, sebenarnya bukan angka 13 yang membuat banyak orang menjadi sial namun
oleh karena kepercayaan yang menimbulkan ketakutan maka mereka mulai
memperkatakan apa yang ditakutinya dan perkataan tersebut merupakan perkataan
kutuk atas diri mereka sendiri bahwa mereka sedang menempati rumah nomor 13
yaitu nomor sial, maka kemalangan selanjutnya menimpa hidup mereka.
Kedua, Spiritisme
Spiritisme adalah praktek okultisme yang didasarkan kepada keyakinan bahwa orang mati dapat berhubungan dengan orang hidup. Banyak
orang terlibat dalam praktek okultisme jenis spiritisme.
Praktek-praktek spiritisme antara lain berupa permainan Jailangkung; bertanya
kepada arwah orang mati;
Dalam Ulangan 18:10-13, - dijelaskan mengenai perintah untuk meninggalkan
praktek-praktek okultisme antara lain spiritisme karena merupakan
kekejian bagi Allah dan akan mendapat hukuman berat dari Allah.
Mengapa Allah melarang kita berhubungan dengan arwah orang yang sudah mati?
Dalam Ayub 7:9-10,- Alkitab menjelaskan alasannya bahwa orang mati tidak bisa
muncul kembali ke rumahnya dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya.
Jadi, siapakah yang muncul dan berhubungan dengan orang yang hidup itu?
Mereka adalah roh-roh jahat yang menyamar dan menipu sebagai orang yang mati.
Orang mati memiliki dunianya sendiri – bilamana mereka adalah orang yang mati
di dalam Kristus maka mereka akan berada di Firdaus sebagaimana perkataan Tuhan
Yesus kepada penjahat yang di salib itu.
Tetapi mereka yang mati di luar Kristus maka mereka akan berada di Hades atau Neraka. Mereka semua tidak dapat keluar masuk dari
tempat tersebut.
Ketiga, Praktek Ilmu Ramal [Yesaya 47:13-15]
Ilmu Ramal adalah praktek okultisme yang berusaha untuk mengetahui nasib
manusia di masa depan.
Contoh:
Astrologi atau Horoscope yaitu penafsiran nasib dan hari depan manusia yang
didasarkan kepada petunjuk dan letak bintang di langit.
Ramalan dapat berupa Kartu; Garis Tangan; Bentuk Wajah; Siamsi.
Keempat, Praktek Ilmu Sihir [Magic]
Ilmu Sihir atau Magic disebut juga Guna-Guna [santet]; ilmu gaib; hipnotis;
jampi-jampi.
Ilmu Sihir adalah ilmu yang bersangkut paut
dengan perbuatan ajaib dan misterius yang dilakukan oleh dukun atau orang yang
mempunyai kesaktian.
Jenis Ilmu Sihir dapat dibagi dalam kegunaannya:
Black Magic adalah sihir yang digunakan untuk merugikan atau mencelakakan orang
lain.
White Magic adalah sihir yang digunakan untuk melindungi diri; keselamatan;
kekayaan; pangkat atau jabatan.
Apakah reaksi Allah terhadap orang yang terlibat dalam praktek sihir?
Dalam Wahyu 21:8, dijelaskan bahwa setiap orang yang melakukan praktek ilmu
sihir baik itu black magic maupun white magic, mereka akan mendapat bagian di
dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang.
Apakah ciri umum dari sebuah ikatan?
Matius 6 : 13 “Lepaskanlah kami dari yang jahat” (Toponero), dapat berarti si
jahat (setan) dan yang jahat.
Dalam bahasa Inggris “deliver us from the evil
one” = si jahat. Dengan kata lain kita dapat terikat oleh si jahat [kuasa
gelap] dan yang jahat [rokok, judi, putaw/heroin, sex bebas].
Beberapa orang Kristen masih dapat terikat oleh beberapa hal, bilamana ia
melakukan suatu dosa yang sama secara berulang-ulang, sampai ia sendiri merasa
frustrasi atas dosanya itu dan berkata,”ya sudahlah saya memang masih hidup
dalam daging.”
Orang Kristen yang terikat, biasanya mereka sudah mengetahui bahwa perbuatan
tersebut tidak boleh dilakukan tetapi mereka tidak berdaya untuk tidak berbuat.
Mengapa Pelepasan menjadi suatu hal yang penting bagi orang Kristen?
Dalam Matius 6:12-13, kita mendapatkan pengertian bahwa terdapat 2 [dua] hal
yang harus diselesaikan yaitu: masalah dosa dan ikatan.
Seringkali kedua di atas merupakan sumber datangnya ‘kesulitan hidup’;
merupakan penghalang berkat; menjauhkan kita dari kemurahan dan belas kasihan
Tuhan.
Penyelesaian atas masalah dosa adalah mengakui setiap dosa dan bertobat kepada
Tuhan Yesus Kristus agar Ia mengampuni dan menyucikan kita dari setiap dosa
[1 Yohanes 1:9]
Penyelesaian atas masalah ikatan adalah selain mengakui setiap dosa atas
praktek-praktek okultisme yang pernah dilakukan dan memutuskan setiap
hubungannya dengan Iblis, dan kita juga harus mencabut hak Iblis atas hidup
kita dan mengusirnya dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
Penutup:
Alkitab berkata, “Pencuri [Iblis] datang hanya untuk mencuri dan membunuh
dan membinasakan; Aku [Yesus Kristus] datang, supaya mereka mempunyai hidup,
dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” [Yohanes 10:10]
Iblis tidak akan pernah memberikan sesuatu yang baik dan berharga bagi setiap
orang karena ia adalah bapa pendusta di dalamnya penuh dengan tipu muslihat –
Iblis datang hanya untuk mencuri, membunuh , dan membinasakan manusia.
Allah telah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati
untuk kita, ketika kita masih berdosa [Roma 5:8] – Allah itu penuh kasih. Ia
datang untuk memberikan hidup-Nya supaya kita mempunyainya dalam segala
kelimpahan.
article by: Sapta Tandi
photo: http://www.molochsorcery.com
Diposting oleh terangdunia pk 2:06 AM - 0 komentar
Label: Artikel
16 November 2009
Jembatan Suramadu, terpanjang di Asia Tenggara
Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) yang menghubungkan Kota Surabaya,
Pulau Jawa, dengan Bangkalan, di Pulau Madura, merupakan sebuah prestasi monumental karena ia bukan saja jembatan terpanjang di Indonesia, tetapi juga di Asia Tenggara (5,4 kilometer), membentang di atas Selat Madura. Demikian diberitakan Sinar Harapan.
Mimpi menyambungkan Pulau Jawa dengan Pulau Madura bermula dari Prof Dr Sedyatmo (Alm) yang pada tahun 1960-an mengusulkan gagasan jembatan yang menghubungkan Sumatera-Jawa. Maka Institut Teknologi Bandung
(ITB) mencoba membuat mock up Jembatan Selat Sunda pada tahun 1965.
Gagasan dan konsep-konsep membangun jembatan antarpulau pun diserahkan kepada Presiden RI Soeharto awal Juni 1986.
Jembatan ini tidak hanya menghubungkan kedua pulau, ia merupakan bagian dari pembangunan kawasan industri, perumahan, dan sektor lainnya dalam wilayah kedua sisi ujung jembatan.
Berkat Jembatan Suramadu yang akan menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura melalui jalan darat, ketimpangan sosial diharapkan dapat segera direduksi. Arus transportasi yang cepat dan efektif akan membuat perkembangan Madura segera melejit, bersaing dengan daerah-daerah lain.
Pembangunan jalan penghubung sudah dimulai sejak Agustus 2000 dan selesai pada Desember 2005. Presiden Megawati meresmikan dimulainya pekerjaan penyambungan jalan pada 22 Agustus 2003 dan bagian ini selesai pada Desember 2006. Jembatan utama dan jembatan yang menghubungkan ke jembatan utama mulai dibangun pada 15 Oktober 2005 dan selesai pada Juni 2009.
Pembangunan dilaksanakan dengan bantuan pemerintah Republik Rakyat China (RRC), yang menyediakan dana senilai US$ 280 juta, melalui Bank Ekspor Impor China. Pemerintah Indonesia menyediakan dana pendamping 10% dari total biaya.
Para kontraktor China itu (China Bridge, dengan konsultan asal Indonesia PT Manggala Purnama Sakti) membangun jembatan utama sepanjang 818 meter, dan jembatan penyambung ke jembatan utama sepanjang 1.344 meter, total 2.162 meter.
Keseluruhan panjang jembatan bila ditambah dengan jalan penghubung
mencapai 5.438 meter Lebar jembatan 30 meter dengan empat jalur mobil. Di sisi kiri dan kanan, ada jalur khusus sepeda motor. Selain itu, jalan akses ke Surabaya dibangun sepanjang 4,35 km dan jalan akses ke Madura 11,5 km.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita pada Yesus Kristus sebagai "Jembatan Kehidupan" antara kita umat manusia dengan Allah.
Seberapapun besar upaya manusia untuk mencapai Allah, tidak akan pernah berhasil tercapai, karena manusia begitu lemah dan Allah begitu maha dahsyat.
Yang bisa dilakukan hanyalah Allah yang datang kepada manusia.
Hal ini hanya bisa terjadi jika ada "Jembatan Kehidupan" yang menghubungkan antara manusia dan Allah.
Dan satu-satunya "Jembatan Kehidupan" yang bisa menjembatani manusia dengan Allah hanyalah Yesus Kristus.
Dalam Yohanes 14:6 Yesus menegaskan : "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku."
Renungan:
DATANGLAH KEPADA YESUS, SATU-SATUNYA JEMBATAN YANG MENGHUBUNGKAN KITA DENGAN ALLAH
Doa:
Mari berdoa bagi rekan-rekan dan sahabat-sahabat kita yang belum mengenal Yesus Kristus, agar Roh Kudus membukakan mata hati mereka.
Mari berdoa juga bagi pembangunan daerah-daerah yang terisolasi di Indonesia
Ayat Alkitab: Yohanes 14:5-7
14:5
Kata Tomas kepada-Nya: "Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?"
14:6
Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.
14:7
Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."
article: Christovita Wiloto
photo:http://www.mediaindonesia.com
Diposting oleh terangdunia pk 2:24 PM - 0 komentar
Label: Renungan
Syukur kepadaNya
Ada perbedaan perasaan syukur yang saya miliki antara saat saya masih bekerja di perusahaan, saat saya mulai usaha sendiri. dan saat usaha saya kelihatannya mulai lancar.
Saat saya masih bekerja si perusahan orang lain, saya tidak perlu merasa khawatir, karena setiap bulan saya akan menerima gaji, tidak peduli apakah perusahaan itu dapat proyek atau tidak. Sehingga rasam syukur yang saya miliki rasanya biasa-biasa saja.
Berbeda saat saya mulai usaha sendiri. Saat itu setiap bulan tidak tentu dapat proyek atau tidak. Sehingga setiap proyek yang saya dapat, saya sangat bersukur saya Tuhan. Rasanya kalau bukan Tuhan yang kasih bagaimana saya bisa dapat proyek ini? Saat itu saya mengerti apa itu rasa syukur.
Seiring berjalannya waktu, keahlian teknis dan penjualan saya semakin baik, network klient juga semakin luas, proyek-proyek semakin mudah didapat. Saat itulah saya tidak lagi terlalu mengandalkan Tuhan untuk mendapatkan proyek, tetapi lebih kepada keahlian saya.
Rasa syukur saya miliki saat baru mulai usaha sudah mulai luntur, karena merasa mendapat proyek itu karena keahlian saya yang semakin baik.
Saat ini saya sadar, bahwa kalau bukan Tuhan yang kasih berkat, sebaik apapun saya 'perform' atau seberhasil apapun saya, tidak ada artinya bagi Tuhan, bahkan Tuhan bilang, "engkau tidak tahu bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang." (ay 17b)
Mungkin itulah yang dilakukan oleh Jemaat Laodikia. Sama seperti saya, mereka lupa kepada Tuhan yang memberi mereka berkat, sehingga mereka berkata "aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan tidak kekurangan apa-apa" (ay 17 a).
Bagaimana dengan kita saat ini? apakah ditengah-tengah 'kenikmatan' yang kita rasakan saat ini, kita masih mau bergantung kepada Tuhan? Masihkah kita mengucapsyukur dengan apa yang kita dapat hari ini?
Terima kasih Tuhan untuk FirmanMu hari ini Ampunilah kami ya Tuhan yang kadang kala melupakanMu saat segalanya berjalan dengan baik, Ajar kami Tuhan untuk selalu bergantung kepadaMu Sebab apa yang kami punya saat ini semuanya berasal dariMu.
article: Daniel Samuel
photo: http://www.photolibrary.com
Diposting oleh terangdunia pk 2:16 PM - 0 komentar
Label: Renungan











